Polisi Minta Kemenkominfo Tutup Web Penjual Obat Aborsi

Senin, 06 Oktober 2014 - 12:35 WIB
Polisi Minta Kemenkominfo...
Polisi Minta Kemenkominfo Tutup Web Penjual Obat Aborsi
A A A
BANDUNG - Polisi meminta Kemenkominfo menelusuri dan menutup laman web penjual obat aborsi yang mulai marak.

Langkah ini dilakukan jajaran Polrestabes Bandung sebagai bentuk koordinasi dengan Kemenkominfo untuk menindaklanjuti temuan banyaknya laman web yang menjual obat aborsi.

"Kami akan surati Kemenkominfo agar bisa menutup blog milik D (Dimas), termasuk mencari laman web penjual obat aborsi lain untuk ditutup juga," jelas Kasatres Narkoba Polrestabes Bandung, AKBP Nugroho Arianto, Senin (6/10/2014).

Pihak kepolisian, kata Nugroho, hingga kini masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan atas kasus penjualan obat aborsi yang dilakukan oleh Kankan Irawan alias Dimas (32).

"Kami masih terus melakukan pengembangan, salah satunya memburu S yang terindikasi sebagai distributor obat yang menjadikan D (5imas) sebagai reseller," kata Nugroho.

Perwira menengah Polri ini menegaskan, jika kedepan masih ditemukan laman web penjual obat aborsi maka pihaknya tak akan segan untuk melakukan tindakan hukum.

Seperti yang dilakukan terhadap Dimas yang kini telah ditahan dan dijebloskan ke Rutan Satres Narkoba Polrestabes Bandung.
(sms)
Berita Terkait
BNN Ungkap Pabrik Obat...
BNN Ungkap Pabrik Obat Keras Ilegal di Bandung
Ribuan Obat Ilegal Jaringan...
Ribuan Obat Ilegal Jaringan Online Diamankan Polisi
30.345.000 Butir Obat...
30.345.000 Butir Obat Ilegal Siap Kirim Berhasil Digagalkan Tim Mabes Polri dan Polda DIY
BPOM Temukan 1,6 Juta...
BPOM Temukan 1,6 Juta Obat Ilegal Senilai Rp4 Miliar di Tanah Air
BBPOM Makassar Temukan...
BBPOM Makassar Temukan 32.797 Produk Kosmetik, Pangan dan Obat Ilegal
BPOM Semarang Musnahkan...
BPOM Semarang Musnahkan Ribuan Dus Obat-obatan Tradisional Ilegal Senilai Rp230 Juta
Berita Terkini
Kemendagri: Tanggap...
Kemendagri: Tanggap Darurat Aceh Berakhir, Anggaran Pemulihan Disiapkan Rp58,9 Triliun
4 jam yang lalu
Yusril Imbau Dedi Mulyadi...
Yusril Imbau Dedi Mulyadi Tak Bikin Sayembara Tangkap Begal: Khawatir Masyarakat Jadi Main Hakim Sendiri
5 jam yang lalu
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
6 jam yang lalu
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
8 jam yang lalu
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
8 jam yang lalu
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
9 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved