Ditemukan Mie Instan Impor Tanpa Label Halal

Kamis, 02 Oktober 2014 - 11:02 WIB
Ditemukan Mie Instan...
Ditemukan Mie Instan Impor Tanpa Label Halal
A A A
PEKALONGAN - Ditemukan mie instan impor tanpa label halal. Penemuan ini terjadi setelah petugas gabungan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop), Dinas Kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Satpol PP dan Polres Pekalongan Kota, melakukan sidak disejumlah toko modern.

Temuan itu didapatkan di pusat-pusat perbelanjaan terbesar di Kota Pekalongan.

"Kita menemukan mie instan tanpa dibekali label halal dan tidak ada bahasa Indonesianya," kata Adi Purwanto, Kasi Perlindungan Konsumen, Disperindagkop, Kota Pekalongan.

Menurutnya, pihaknya sudah kali kedua menemukan produk serupa dan sudah memberikan sosialisasi terkait larangan penjualan mie yang tak disertai label halal tersebut.
Namun setiap melakukan sidak masih juga menemukannya di sejumlah swalayan.

"Sudah sering kami sosialisasikan mie seperti ini, tapi masih juga kita temukan. Sementara ini masih teguran saja, dan minta barang dimasukkan gudang. Namun kedepan barangnya akan kami sita, dan pihak manajemen akan kita panggil," tandasnya.

Sidak itu dilakukan untuk pengawasan menjelang Hari Raya Idul Adha. Selain di sejumlah pasar modern, sidak juga dilakukan di pasar tradisional yang ada di Kota Pekalongan.

"Kalau di Pasar Banyurip tadi ada juga makanan kadaluarsa dan tidak berijin," lanjutnya.

Sementara Sales Manager Carefour Kota Pekalongan, Andreas, mengaku akan langsung menarik produk tersebut dan menggudangkannya.

"Kami akan langsung menarik dan menggudangkan produk ini, kemudian kami akan mengembalikannya kepada distributor," katanya.

Menurutnya, biasanya produk impor khusus itu ditempatkan di tempat khusus pula. Pihaknya mengaku siap mendapatkan sanksi dari pihak terkait, jika nantinya kembali menjual produk-produk itu."Kami siap mendapat sanksi jika menjualnya lagi," ujarnya.

Sementara di toko Ana Yunita Pasar Banyurip, petugas menemukan, makanan ringan yang rusak kemasannya. Pemilik toko, Sukudhin, (35) mengaku sepekan sekali melakukan pengecekan di toko miliknya.

"Saya seminggu sekali juga rutin ngecek, karena kalau ada yang rusak juga langsung saya kembalikan ke distributornya. Belum lama saya juga habis ngecek ada susu milk yang dimakan tikus," ujarnya.

Di Pasar Banyurip petugas gabungan juga menemukan produk dengan kemasan rusak seperti empat bungkus mie instan, delapan kaleng susu cair, lima bungkus es krim, minuman penyegar serta produk olahan dari kelapa.

Petugas juga menemukan sebuah makanan ringan dan obat penyakit kulit yang kadaluarsa.
(ilo)
Berita Terkait
Pemkot Salatiga Gelar...
Pemkot Salatiga Gelar Razia Makanan dan Minuman di Pasar
Razia Produk Makanan...
Razia Produk Makanan Berbahaya
Petugas Razia Makanan...
Petugas Razia Makanan Minuman Kadaluwarsa
Belasan Pelajar dan...
Belasan Pelajar dan Mahasiswa Diamankan dari Penginapan
Terima Laporan Masyarakat,...
Terima Laporan Masyarakat, Polsek Medan Baru Cek Langsung Diskotek dan Spa
Asyik, Kena Razia Pekat...
Asyik, Kena Razia Pekat Malah Diberi Sembako
Berita Terkini
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
5 menit yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
9 menit yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
1 jam yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
1 jam yang lalu
Infografis
Penampakan Jet Tempur...
Penampakan Jet Tempur 3 Mesin Tanpa Ekor Milik China Bikin Heboh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved