37.530 Warga Pasuruan Tak Bisa Baca Bahasa Indonesia

Kamis, 18 September 2014 - 06:38 WIB
37.530 Warga Pasuruan...
37.530 Warga Pasuruan Tak Bisa Baca Bahasa Indonesia
A A A
PASURUAN - Sebanyak 37.530 warga Pasuruan tidak bisa membaca dan menulis dengan bahasa Indonesia. Mereka hanya bisa membaca dan menulis bahasa Arab.

Puluhan ribu warga Pasuruan itu tersebar di beberapa kecamatan, antaranya Kecamatan Rembang, Grati, Nguling, Lekok, Pasrepan, dan Lumbang.

Menanggapi tingginya angka buta huruf warga Pasuruan, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf mengungkapkan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya. Di antaranya dengan mengucurkan dana sebesar Rp3,6 miliar.

"Pemberantasan buta huruf (aksara) sebagai bagian komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kucuran dana yang besar tidak ada artinya jika tidak didukung komitmen tinggi dari semua pihak," kata Irsyad, Rabu (18/9/2014).

Dia berharap, anggaran itu dapat mengentaskan minimal 16.000 angka buta huruf hingga akhir tahun 2014 mendatang. Sedangkan sisanya, yakni sekitar 21.500 jiwa, diharapkan tuntas pada tahun 2015 mendatang.

"Kami berharap sedikit demi sedikit program ini bisa mengentaskan masyarakat yang buta aksara. Sehingga pada tahun 2015 tidak ada lagi masyarakat yang tidak bisa baca tulis," tukasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Iswahyudi melanjutkan, angka buta huruf ini didominasi warga yang bermukim di daerah pedesaan dan berusia diatas 50. Meski demikian, bukan berarti mereka tidak bisa membaca dan menulis.

"Pada umumnya mereka bisa membaca dan menulis huruf arab. Hanya saja, mereka tidak membaca huruf alfabet. Namun Biro Pusat Statistik menggolongkannya mereka dalam masyarakat yang buta aksara, karena tidak bisa membaca dan menulis bahasa Indonesia," ungkapnya.
(san)
Berita Terkait
Dari Kanreapia, Rumah...
Dari Kanreapia, Rumah Koran Andil Entaskan Buta Aksara Petani
123 Siswa Penabur Jakarta...
123 Siswa Penabur Jakarta Berbagi Ilmu untuk Warga Buta Aksara di Banyuwangi
Berantas Buta Aksara...
Berantas Buta Aksara di Ende, Orang Muda Ganjar Gelar Safari Buta Aksara
6 Provinsi Jadi Fokus...
6 Provinsi Jadi Fokus Pemberantasan Buta Aksara
Lomba Membuat Website...
Lomba Membuat Website dengan Aksara Lontara Siap Digelar
Sepatu Pintar dengan...
Sepatu Pintar dengan Sensor Ultrasonik Khusus Tunanetra
Berita Terkini
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
2 jam yang lalu
Perindo Apresiasi Inisiatif...
Perindo Apresiasi Inisiatif Danantara Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Denpasar Raya
2 jam yang lalu
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
5 jam yang lalu
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
5 jam yang lalu
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
6 jam yang lalu
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
8 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved