Pengancam Wartawan di Pacuan Kuda TO Polisi

Rabu, 03 September 2014 - 15:02 WIB
Pengancam Wartawan di...
Pengancam Wartawan di Pacuan Kuda TO Polisi
A A A
SUMBA TIMUR - Pelaku yang mengancam dan melecehkan wartawan saat meliput peristiwa Pacuan Kuda Tradisional, di Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dipastikan akan ditindaklanjuti penyidik Polres Sumba Timur.

“Jadi kalau kita kait-kaitkan dengan kasus-kasus judi memang ada indikasi kuat terduga pelaku ini termasuk penjudi di Sumba Timur," ujar Kapolres Sumba Timur AKBP Dr Supiyanto, ketika ditemui wartawan, di ruang kerjanya, Rabu (3/9/2014).

Ditambahkan dia, pihaknya akan membuat link antar kasus. "Kebetulan kita lagi menangani berbagai kasus terkait perjudian dan pencurian. Jadi tidak mungkin didiamkan, akan tetap ditindaklanjuti, didalami," ungkapnya.

Sebelumnya, Supiyanto juga membenarkan bahwa terduga pelaku sebenarnya telah lama menjadi target operasi polisi terkait kasus judi. Namun beberapa kali luput dari penggerebekan, karena keterlibatan sejumlah oknum–oknum polisi.

Lebih lanjut dijelaskan Supiyanto, penerapan Undang–undang Pers Nomer 40 tahun 1999 juga sangat dimungkinkan dalam memproses kasus pengancaman dan pelecehan wartawan dalam pacuan kuda tersebut.

”Nanti akan dianalisa perundang-undangan mana yang akan diterapkan dalam kasus ini. Bisa saja berlapis antara KUHP dan Undang-undang Pers,” pungkasnya.

Adapun, Jumat 26 Agustus 2014 lalu, jurnalis MNC Media yang sedang melakukan tugas peliputan di arena pacuan kuda, diancam dan dilecehkan dengan umpatan dan cacian oleh sejumlah oknum yang terekam kamera wartawan sedang ribut akibat berjudi.

Kejadian itu berlanjut dengan pelaporan jurnalis MNC Media ditemani sejumlah jurnalis lainnya ke Polres setempat.
(san)
Berita Terkait
Sambut Hari Kebebasan...
Sambut Hari Kebebasan Pers Dunia, Sekjen PBB Kutuk Meningkatnya Ancaman pada Jurnalis
Kritik Pengesahan UU...
Kritik Pengesahan UU KUHP, Dewan Pers: Demokrasi Sedang Terancam
LBH Pers Sebut RKUHP...
LBH Pers Sebut RKUHP Ancam Kerja Jurnalistik
Kritisi KUHP, Yadi Hendriana:...
Kritisi KUHP, Yadi Hendriana: Wartawan Harus Berperan Aktif Jaga Kemerdekaan Pers
Dewan Pers Harapkan...
Dewan Pers Harapkan Presiden Terpilih Jaga Kebebasan Pers
Dewan Pers Sebut Upaya...
Dewan Pers Sebut Upaya Gembosi Kemerdekaan Pers Berlangsung sejak 17 Tahun Silam
Berita Terkini
Oknum Polisi yang Siksa...
Oknum Polisi yang Siksa Istri Siri Pernah Disidang Etik
40 menit yang lalu
Bocah Perempuan di Bekasi...
Bocah Perempuan di Bekasi Tertembak Peluru Nyasar, Polisi Sita Proyektil
55 menit yang lalu
Aiptu N yang Siksa Istri...
Aiptu N yang Siksa Istri Siri Ternyata Positif Konsumsi Sabu
2 jam yang lalu
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
3 jam yang lalu
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
11 jam yang lalu
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
14 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved