Terbakar, Perawatan Mesin Bus Yutong Diduga Tak Optimal

Selasa, 02 September 2014 - 18:23 WIB
Terbakar, Perawatan...
Terbakar, Perawatan Mesin Bus Yutong Diduga Tak Optimal
A A A
JAKARTA - Terbakarnya Bus "Yutong" Transjakarta diperkirakan karena perawatan mesin yang kurang optimal.

Hal itu diungkapkan pengamat otomotif Bebin Yuwana ketika berbincang dengan Sindonews, Selasa (2/8/2014).

"Kalau menurut saya, peristiwa terbakarnya bus Transjakarta itu karena perawatan yang kurang optimal," kata Bebin.

Namun, Bebin melanjutkan, ada dua kemungkinan yang bisa diambil dari masalah perawatan ini.

"Pertama masalah kelistrikan. Kedua masalah kebocoran yang ada pada tangki bahan bakar. Atau kombinasi keduanya," ujar mantan Direktur Teknis di Perusahaan Otomotif asal Korea Selatan tersebut.

Di samping itu, pemeliharaan bus juga harus dilakukan secara kontinyu. Pemeliharaan bus tidak hanya sekedar ganti oli atau servis rutin, tetapi pemeriksaan menyeluruh secara intensif.

"Harus mendetail sampai melihat kondisi komponen kelistrikan ada yang cacat atau tidak. Tangki bahan bakar seperti apa kondisinya," tandasnya.

Selain itu, pengetahuan pramudi terhadap hal teknis juga menjadi keharusan. Di sini, pramudi bisa melakukan pencegahan terjadinya kerusakan lebih parah.

"Pramudi bisa mengetahui kondisi bus dari panel yang ada di speedometer, serta pengetahuannya soal mesin. Begitu merasa mobil tidak enak saat dikemudikan, langsung minta diperbaiki," tutup Bebin.
(ysw)
Berita Terkait
2030, Transjakarta Targetkan...
2030, Transjakarta Targetkan 10 Ribu Bus Listrik Mengaspal
Lewat Apel Pramudi,...
Lewat Apel Pramudi, Transjakarta Perkuat Budaya Keselamatan
417 Bus Transjakarta...
417 Bus Transjakarta yang Terbengkalai Dilelang
Bus Wisata Transjakarta...
Bus Wisata Transjakarta Layani 56.811 Pengguna selama Libur Lebaran
3 Rute Transjakarta...
3 Rute Transjakarta Ramai Penumpang, Nomor 1 Disesaki 8 Juta Orang
Mulai 20 Juni Transjakarta...
Mulai 20 Juni Transjakarta akan Tambah Lima Rute Baru
Berita Terkini
Kejar Target Jadi Ibu...
Kejar Target Jadi Ibu Kota Negara pada 2028, Otorita IKN Usul Tambahan Rp15,5 Triliun
59 menit yang lalu
Perbaikan Aceh Alami...
Perbaikan Aceh Alami Kemajuan Signifikan, Satgas PRR: Warga Mulai Tatap Masa Depan
1 jam yang lalu
Fundamental Solid, Perbanas...
Fundamental Solid, Perbanas Tegaskan Kesiapan Perbankan Dukung Ekonomi RI
1 jam yang lalu
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
3 jam yang lalu
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
3 jam yang lalu
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
3 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved