Dihakimi Massa, Pencuri Sapi Nyaris Tewas

Kamis, 28 Agustus 2014 - 17:30 WIB
Dihakimi Massa, Pencuri...
Dihakimi Massa, Pencuri Sapi Nyaris Tewas
A A A
PURWAKARTA - Seorang pencuri sapi babak belur dan nyaris tewas dihakimi massa. Kejadian tersebut terjadi di Kampung Cikumpay RT 15/04, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, dini hari tadi.

Pelaku yang diketahui berinisial Ef (39), warga Kampung Hegarmanah RT 03/02 Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, ini tertangkap basah saat akan melakukan aksinya bersama tiga orang temannya di kampung tersebut.

Ef diyakini warga salah satu komplotan spesialis pencurian hewan ternak yang sering beraksi di Purwakarta. Pasalnya, kasus kehilangan hewan ternak sering terjadi di daerah tersebut dan membuat warga resah.

Saat Ef ditangkap warga, teman-teman satu komplotannya berhasil kabur. Berdasarkan pengakuan Ef, dia datang bersama tiga orang temannya dengan menggunakan kendaraan. Di tempat kejadian perkara, para pelaku meninggalkan mobil Daihatsu Xenia No Pol F-1668-WH yang diduga akan digunakan untuk membawa hasil kejahatan mereka.

"Selain itu, warga bersama polisi juga menemukan barang bukti lainnya berupa dua gulung tambang dan seekor sapi betina. Diduga sapi tersebut urung dicuri pelaku karena keburu diketahui warga," ungkap Kapolsek Campaka AKP FX Nurtjahya, Kamis (28/8/2014)

Dia menjelaskan, tertangkapnya pelaku pencuri hewan ternak, Ef, berawal kecurigaan tetangga H Ali, pemilik sapi, pada pukul 03.00 WIB. Saat itu, mendengar suara gaduh di kebun belakang rumahnya. Atas kecurigaan itu, warga tersebut bangun dan memberitahukan H Ali.

Ali lalu melihat ke kandang sapi dan diperiksa satu persatu hewan ternaknya. Ali kaget, saat satu dari lima sapinya memang hilang. Kedua orang itu lalu mengejar ke sumber gaduh belakang rumahnya dan mendapati tiga lelaki asing sedang menarik seekor sapi.

Ali memukul kentongan sambil berteriak maling. Sekejap, warga berkerumun lalu memburu keberadaan tiga pelaku yang sudah kabur, meninggalkan seekor sapi yang tak jadi dicurinya.

Upaya belasan warga Cikumpay dan petugas Polsek Campaka memburu pelaku ke perkebunan karet Cikumpay tak membuahkan hasil hingga pukul 04.00 WIB. Warga hanya mendapati mobil Xenia tak bertuan di dalam perkebunan karet. Warga melampiaskan emosi dengan merusak mobil pelaku hingga kaca kaca mobil pecah.

Ef, pencuri sapi yang bernasib nahas itu bertugas sebagai sopir mobil Xenia. Ef sempat kabur, lalu keluar perkebunan sekitar pukul 04.30 WIB. Dia berusaha mengelabui warga dengan berpura-pura olahraga, namun tak berhasil. "Kemudian jadi bulan-bulan warga," kata AKP FX Nurtjahya.

Warga mencegat Ef karena dianggap orang asing lalu diinterogasi. Akhirnya, Ef mengakui dirinya pencuri sapi. Massa marah lalu menghakimi Ef hingga babak belur. Polisi yang masih bersama warga, akhirnya melerai dan menggiring pelaku Ef ke Mapolsek Campaka.

Menurut AKP FX Nurtjahya, Ef merupakan residivis kambuhan yang pada bulan Juli 2014 lalu baru keluar dari penjara dalam kasus pencurian mobil. "Tepatnya Lebaran kemarin Ef ini baru bebas dari penjara. Sekarang dia berulah lagi mau mencuri sapi di wilayah kami," cetusnya geram.

Atas kasus tersebut, Ef dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat) dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.
(zik)
Berita Terkait
Empat WNI Pakistan Terjerat...
Empat WNI Pakistan Terjerat Kasus Pencurian di Surabaya
Google Nyerah Hadapi...
Google Nyerah Hadapi Malware Joker, Dihapus Tetap Saja Mengancam
Cermati, Ini 8 Cara...
Cermati, Ini 8 Cara Hindari Kejahatan Skimming ATM
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Polisi Lumpuhkan Pelaku...
Polisi Lumpuhkan Pelaku Pencurian Motor
Terlibat Pencurian Ikan...
Terlibat Pencurian Ikan Ilegal, 24 Nelayan Vietnam Dideportasi
Berita Terkini
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
1 jam yang lalu
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
7 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
8 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
8 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
8 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
8 jam yang lalu
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved