Kebakaran di Gunung Lawu, Pendakian Ditutup

Senin, 18 Agustus 2014 - 09:24 WIB
Kebakaran di Gunung...
Kebakaran di Gunung Lawu, Pendakian Ditutup
A A A
KARANGANYAR - Kebakaran melanda kawasan Gunung Lawu, tepatnya di titik antara pos 4 sampai 5 jalur pendakian Cemoro Sewu. Asap terlihat membumbung dari area kebakaran semak belukar dan ilalang.

Diduga, api berasal dari perapian yang tidak dimatikan. Guna mengantisipasi hal terburuk, jalur pendakian dari Cemoro Kandang. di Kecamatan Tawangmangu Karanganyar, Jawa Tengah, maupun Cemoro Sewu di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, untuk sementara ditutup.

Peristiwa kebakaran mulai diketahui sejak Sabtu 16 Agustus 2014 malam. Api terus membesar hingga beberapa hektare. Ratusan pendaki yang terlanjur mendekati puncak Gunung Lawu, diminta bertahan di lokasi yang aman. Sedangkan yang masih di perjalanan diminta untuk kembali turun.

“Selanjutnya, para pendaki yang berada di atas titik api dievakuasi ke Pos Hargodalem. Lokasi itu paling aman dari radius kebakaran dan asap,” kata Sujarot, relawan komunitas Anak Gunung Lawu (AGL), Senin (18/8/2014).

Pihaknya bersama relawan terus berupaya melakukan penyisiran, guna memperingatkan pendaki agar mematuhi prosedur darurat yang telah ditetapkan. Selanjutnya, jalur kepulangan dari puncak Lawu, seluruhnya dialihkan melalui jalur pendakian Cemoro Kandang.

Pendaki tidak akan menemui titik api jika melewati jalur pendakian yang masuk wilayah Karanganyar tersebut. Diperkirakan, jumlah pendaki yang naik saat malam 17 Agustus mencapai 800 orang, dari berbagai daerah di penjuru tanah air.

Sejauh ini, nyala api terlihat dari Pos Pengamatan Cemoro Sewu yang berjarak ratusan meter dari lokasi. Karena cuaca tengah kering, kebakaran berpotensi lebih meluas. Terlebih, sampai sekarang api belum dapat dijinakkan.

Guna mengantisipasi kemungkikan terburuk, jalur pendakian ke Gunung Lawu ditutup sementara. Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar Heru Pratama Aji Kristianto mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD Magetan untuk melakukan upaya pemadaman.

"Sebanyak 80 personel telah diterjunkan untuk memadamkan api secara manual. Untuk melokasir, kami membuat parit agar api tidak merembet lebih luas,” papar Heru.

Anggota SAR Karanganyar bagian operasional Febrian Kurnia Putra mengatakan, kebakaran kemungkinan sulit merembet ke atas, namun telah terpantau menjalar ke bawah. Pihaknya juga memasang relawan di titik rute pendakian guna menghalau pendaki mendekati titik api.
(san)
Berita Terkait
Cegah Kebakaran Hutan...
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pemkab Muba Anggarkan Rp10 Miliar
Penyebab Pendakian Belum...
Penyebab Pendakian Belum Dibuka Meski Titik Api Gunung Arjuno-Welirang Sudah Padam
Provinsi Kanada Umumkan...
Provinsi Kanada Umumkan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan, 24.000 Orang Dievakuasi
Kebakaran Hutan di Chile...
Kebakaran Hutan di Chile Tewaskan 40 Orang
Kebakaran California...
Kebakaran California Meluas, Muncul Titik Api Baru di West Hills
Antisipasi Karhutla,...
Antisipasi Karhutla, Polisi Intensifkan Patroli Hutan di Blora
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
1 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
3 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
3 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
3 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
5 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved