Kasus Mutilasi Riau, Komnas PA Terjunkan Tim Reaksi Cepat

Kamis, 14 Agustus 2014 - 10:35 WIB
Kasus Mutilasi Riau,...
Kasus Mutilasi Riau, Komnas PA Terjunkan Tim Reaksi Cepat
A A A
JAKARTA - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) menerjunkan tim reaksi cepat untuk ikut menginvestigasi kasus mutilasi terhadap tujuh korban di Riau. Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait menegaskan dirinya akan langsung menuju Riau untuk meminta keterangan sejumlah saksi dan keluarga korban.

Arist mengatakan, pelaku yakni MD dan DS merupakan suami istri, dibantu tersangka lain yakni S dan DK. Rupanya, orangtua S adalah paranormal yang diduga menyuruh pelaku jika ingin meningkatkan vitalitas dengan cara sadis seperti itu.

"Katanya untuk tingkatkan vitalitas, itu melakukan sodomi dulu, dimutilasi, lalu direbus, dan daging dikuliti dijual ke warung-warung di sana. Bau badan atau daging manusia kan amis, ini apa benar apa terlalu didramatisir. Maka akan kita cek betul tidak kalau dijual ke warung," tegasnya.

Arist menegaskan, dari empat orang pelaku, orangtua S dikenal sebagai paranormal yang dapat mengobati orang lain. Selain ingin meningkatkan vitalitas seks, diduga juga karena alasan ekonomi. "Dari beberapa kabupaten anak-anaknya. Bahkan ada satu korban sudah usianya 40 tahun, setelah disodomi, lalu dikuliti," jelasnya.

Namun Arist tidak percaya bahwa pelaku utama yakni MD adalah seorang psikopat. Sebab MD melakukan secara sadar dan tidak seorang diri, tetapi dibantu tiga eksekutor lainnya. "Saya nggak percaya MD psikopat. Kalau psikopat harusnya melakukan sendiri. Tetapi kita lihat, ini kan masih diusut, nanti hasil investigasi kami akan kami sampaikan."
(zik)
Berita Terkait
Tujuh Kasus Pembunuhan...
Tujuh Kasus Pembunuhan Sadis Mutilasi yang Mengegerkan Publik
Ini Tampang Pelaku Mutilasi...
Ini Tampang Pelaku Mutilasi di Tegal
Pangdam XVII/Cendrawasih...
Pangdam XVII/Cendrawasih Buka Suara Terkait Kasus 6 Prajurit TNI AD yang Diduga Mutilasi Warga Sipil di Nduga Timika
Kasus Mutilasi Warga...
Kasus Mutilasi Warga di Papua, Komnas HAM : Diduga Ada Tindakan Penyiksaan dan Kekerasan
Jenazah Korban Mutilasi,...
Jenazah Korban Mutilasi, Rinaldi Dimakamkan di Sleman
Ecky Pemutilasi Angela...
Ecky Pemutilasi Angela di Bekasi Divonis Hukuman Seumur Hidup
Berita Terkini
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
1 jam yang lalu
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
8 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
10 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
10 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
10 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
10 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved