Sengketa Lahan, Warga Segel Sekolah di Bone

Senin, 04 Agustus 2014 - 15:21 WIB
Sengketa Lahan, Warga...
Sengketa Lahan, Warga Segel Sekolah di Bone
A A A
WATAMPONE - Di hari pertama sekolah pascalibur Lebaran ini, aktivitas belajar mengajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Annurain Lonrae, di Jalan KH Syamsuddin, Kelurahan Lonrae, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, terganggu dengan penyegelan sekolah.

Penyegelan sekolah itu akibat sengketa antara Supu (65), warga yang mengaku pemilik lahan dengan pihak yayasan yang menaungi madrasah itu. Sengketa telah berlangsung sejak puluhan tahun. Bahkan, penyegelan ini sudah yang ketiga kali dilakukan warga.

Senin (4/8/2014) ini, Supu menyegel sekolah dengan memasang pagar berdinding seng di sekeliling sekolah. Supu berharap para siswa dan guru tidak bisa masuk ke dalam gedung sekolah yang lahannya diklaim olehnya. Namun, tidak ingin aktivitas belajar di hari pertama itu terhenti dan terganggu, pihak sekolah menjebol dinding salah satu ruang kelas, lalu dibuatkan pintu agar murid dan guru bisa masuk ke areal sekolah.

Kepala MI Annurain Lonrae H Mursyidah mengaku pihaknya sangat terganggu dengan aksi penyegelan. "Kami sangat terganggu, karena pagar itu menghalangi jalan masuk ke sekolah, terpaksa kami membuat pintu darurat. Tembok yang berada di bawah jendela kami lubangi untuk membuat pintu, kasihan murid tidak bisa masuk ke areal sekolah," jelasnya.

Pihak sekolah beralasan, sengketa tersebut telah ditangani oleh pimpinan yayasan yang menaungi sekolah itu. "Masalahnya antara mereka dan pihak pimpinan yayasan, bahkan sudah ada upaya hukum yang telah ditempuh," ujarnya.

Sebelumnya Supu yang merupakan ahli waris almarhum Sokku yang mengaku sebagai pemilik lahan seluas 0,03 hektare tempat sekolah itu berdiri, menuntut ganti rugi sebesar Rp150 juta kepada pihak yayasan. Uang tersebut dituntut karena pihaknya menuding pimpinan yayasan tersebut telah menyertifikasi lahan sekolah tersebut. Padahal, lahan tersebut atas nama pribadi. Karena tuntutannya tidak kunjung dipenuhi, dia kemudian menyegel sekolah tersebut, bahkan kali ini dengan menggunakan pagar seng.
(zik)
Berita Terkait
Akses Jalan Ditutup,...
Akses Jalan Ditutup, Warga RW 013 Desak CMNP Cari Solusi atau Hadapi Demonstrasi
Gegara Sengketa Lahan,...
Gegara Sengketa Lahan, Warga di Bone Sabit Tetangga Hingga Tewas
Sejumlah Warga Laporkan...
Sejumlah Warga Laporkan Dugaan Penyerobotan Tanah ke Polisi
Korban Penipuan Tanah...
Korban Penipuan Tanah Bingung Tak Diberi Kabar Persidangan
Ganti Rugi Tanah Ulayat...
Ganti Rugi Tanah Ulayat untuk Pembangunan Bandara Siboru Belum Tuntas
Lahan Dicaplok Perusahaan,...
Lahan Dicaplok Perusahaan, Petani Desa Dayun Sambangi Istana Merdeka
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
6 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
27 menit yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
36 menit yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
40 menit yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
1 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved