Waspada Modus Penipuan Baru Cek Bernilai Miliaran

Senin, 14 Juli 2014 - 20:41 WIB
Waspada Modus Penipuan...
Waspada Modus Penipuan Baru Cek Bernilai Miliaran
A A A
BANDUNG - Alham Faby (25) nyaris menjadi korban penipuan cek senilai Rp1,7 miliar yang ditemukannya di pinggir trotoar Jalan Purnawarman, Kota Bandung.

Kepada wartawan, Alham menceritakan awal penemuan cek tersebut. Awalnya dia tengah berkunjung kerumah temannya untuk mengantar pot bunga.

“Pas buka bagasi, dekat sebuah tempat sampah, saya lihat bundelan plastik. Pas dilihat ada amplop coklat bertuliskan secret document,” jelasnya, kepada wartawan, Selasa (14/7/2014).

Awalnya, Alham menyangka bundelan tersebut dokumen penting. Dengan maksud akan mengembalikan bundelan tersebut, dia pun terpaksa membuka amplop untuk mencari alamat pemilik barang.

Saat dibuka, Alham pun sempat tercengang. Pasalnya dalam amplot tersebut berisi sebuah Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)-Besar dan sebuah cek bernilai Rp1,7 miliar.

“Disitu kan ada nomor telepon pemiliknya, Pak Bambang. Lantas saya coba sms, ternyata ditelepon balik. Dia membenarkan telah kehilangan cek itu pas lagi mencari tempat usaha di Bandung,” bebernya.

Dalam pembicaraannya, Bambang meminta tolong agar Alham mengembalikan cek tersebut. Namun dengan alasan sedang berada di Jakarta dan menemani tamu dari Singapura, Bambang meminta agar Alham mencairkan cek tersebut dan mengembalikannya.

Bahkan untuk mengiming-imingi Alham, Bambang menjanjikan akan memberikan Rp150 juta sebagai imbalan. Namun dengan satu syarat saldo di ATM Alham berisi minimal Rp2 juta rupiah.

"Di situ saya mulai curiga. Apalagi dia menyuruh agar segera ke ATM dan mentrasfer uang Rp2 juta. Katanya biar transaksinya lancar. Kan aneh. Jadi saya anggap ini penipuan," ucapnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Nugroho Arianto mengimbau, ag‎ar masyarakat tidak mudah percaya dengan hal seperti itu. Pasalnya hal tersebut merupakan salah satu modus penipuan baru.

"Jangan tergiur dengan imingi-ming hadiah. Lebih baik jika menemukan seperti ini laporkan pada kami langsung," tukasnya.

Dari pantauan wartawan, dalam amplop coklat tersebut bertuliskan PT Citra Nusa Persada dengan alamat Jalan Jendral Sudirman, Wisma Metropolitan, Lantai 7, Jakarta Pusat, 12920.

Di dalam amplop berisi SIUP-Besar milik PT Citra Nusa Persada dengan nama pemilik Bambang Supriyambodo yang menjabat sebagai Presiden Direktur, lengkap dengan nomor telepon dan foto disisi kiri bawah.

Selain itu terdapat sebuah cek dari Bank Centrak Asia (BCA) senilai Rp1,7 miliar lengkap dengan tanda tangan dan cap PT Citra Nusa Persada.
(san)
Berita Terkait
Kasus Penipuan WO Ayu...
Kasus Penipuan WO Ayu Puspita: 207 Korban, Kerugian Capai Rp11,5 Miliar
Waspadalah, Ini Jenis-jenis...
Waspadalah, Ini Jenis-jenis Penipuan di Online Shop yang Sering Terjadi
Kisahnya Dijadikan Film,...
Kisahnya Dijadikan Film, Berikut 10 Tukang Tipu Paling Terkenal
Demi Cuan, Waspadai...
Demi Cuan, Waspadai Modus-modus Pengemis Gadungan Ini
5 Mobil Mewah dan Rp52,5...
5 Mobil Mewah dan Rp52,5 Miliar Disita dalam Kasus Penipuan Robot Trading NET89, Bareskrim Polri Ungkap Aset Terka
Polrestabes Surabaya...
Polrestabes Surabaya Ungkap Penipuan Investasi Smartkost
Berita Terkini
Transformasi Transportasi,...
Transformasi Transportasi, Jumlah Penumpang KAI Naik 10 Persen
43 menit yang lalu
Persoalkan Penerapan...
Persoalkan Penerapan Pasal 32 UU ITE, Roy Suryo Minta Status Tersangka Tidak Sah
1 jam yang lalu
Situasi Terkini Polda...
Situasi Terkini Polda Metro usai Penggeledahan, Brimob Bersenjata Masih Siaga
1 jam yang lalu
Raih Rekor MURI, Ketum...
Raih Rekor MURI, Ketum Peradi Profesional: Motivasi Tingkatkan Kualitas Advokat
1 jam yang lalu
Pelanggaran Lawan Arah...
Pelanggaran Lawan Arah Masih Jadi Ancaman Keselamatan Berlalu Lintas
1 jam yang lalu
Bertolak ke NTB, Presiden...
Bertolak ke NTB, Presiden Prabowo Bakal Resmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat
2 jam yang lalu
Infografis
Diskon Tarif Tol Lebaran...
Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Sampai 30%, Cek Tanggal Berlakunya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved