Pemkot Jamin di Bekasi Bebas Daging Celeng

Kamis, 10 Juli 2014 - 15:26 WIB
Pemkot Jamin di Bekasi...
Pemkot Jamin di Bekasi Bebas Daging Celeng
A A A
BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memastikan sejumlah pasar modern dan pasar tradisional di wilayahnya bebas dari peredaran daging celeng. Masyarakat diminta tak khawatir dalam membeli daging sapi di pasaran.

Sekretaris Dinas Perekonomian Rakyat (Dispera) Kota Bekasi Deded Kusmayadi mengatakan, tim dari Dispera sudah melakukan pengecekan di setiap pasar dan tidak ditemukan adanya daging celeng.

"Kita sudah lakukan pengecekan, tidak ditemukan daging celeng," katanya kepada wartawan di Bekasi, Kamis (10/7/2014).

Hasil operasi itu, kata Deded, tak ditemukan peredaran daging celeng. Bahkan, sampai saat ini tak pernah mendapatkan laporan. Hanya saja, setelah informasi yang menyebutkan, beberapa ton daging celeng terkena razia di Banten.

"Daging itu akan dibawa ke Bekasi. Tapi tujuannya kemana, kami tidak tahu," ungkapnya.

Deded memastikan, pasokan daging sapi ke pasaran dari sejumlah Rumah Pemotongan Hewan (RPH) resmi milik pemerintah setempat.

Karena itu, dia juga memastikan apabila ada daging selundupan, akan sulit masuk ke pasaran. Untuk itu, dia mengimbau masyarakat, agar membeli daging sapi di tempat resmi seperti pasar tradisional maupun modern.

Soalnya, di pasar tersebut pengawasan oleh pemerintah sangat ketat. Apalagi saat Ramadan dan menjelang Lebaran, kebutuhan daging meningkat.

"Jangan tergiur dengan harga daging murah, kalau ada laporkan kepada kami," ujarnya.

Deded mengaku, harga daging sapi di pasaran masih stabil meski menjelang Lebaran yaitu sebesar Rp95.000 hingga Rp100.000. Sedangkan, harga daging impor dikisaran Rp80.000 per kilogram.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Dispera Kota Bekasi, Edi Kadarusman meminta masyarakat mewaspadai peredaran daging di pasaran. Hal itu menyusul tingkat konsumsi masyarakat terhadap daging sangat tinggi di Bekasi.

Karena itu, dikhawatirkan ada kecurangan yang dilakukan pedagang. Misalnya, mecampur daging sapi dengan daging celeng kemudian menjual dengan harga murah. "Kami terus awasi, jangan sampai beredar di Bekasi," tegasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Miras Oplosan Tewaskan...
Miras Oplosan Tewaskan Sembilan Orang di Jepara
Bukan Hand Sanitizer,...
Bukan Hand Sanitizer, Pemuda di Makassar Tewas karena Tenggak Miras Oplosan
Pabrik Miras Produksi...
Pabrik Miras Produksi Ribuan Liter Digerebek Polisi di Sebuah Kebun
Polisi Dalami Kasus...
Polisi Dalami Kasus Miras Oplosan yang Tewaskan Pemuda di Makassar
Miras Merk Internasional...
Miras Merk Internasional Ini Ternyata Racikan Pria Asal Karanganyar
Awas! Miras Oplosan...
Awas! Miras Oplosan Picu Kematian dan Risiko Kebutaan
Berita Terkini
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
1 jam yang lalu
Manfaat MBG Perlu Diperluas,...
Manfaat MBG Perlu Diperluas, Partai Perindo Dukung Penguatan BGN di Sulut
1 jam yang lalu
PSN Papua Tetap Perhatikan...
PSN Papua Tetap Perhatikan Kelestarian Lingkungan dan Serap Ribuan Tenaga Kerja OAP
2 jam yang lalu
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
5 jam yang lalu
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
6 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
8 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved