Keroyok Tukang Tambal Ban, Preman Pasar Ditebas Parang

Minggu, 06 Juli 2014 - 15:11 WIB
Keroyok Tukang Tambal...
Keroyok Tukang Tambal Ban, Preman Pasar Ditebas Parang
A A A
WATAMPONE - Karena mengeroyok tukang tambal ban, seorang pereman pasar, Acil (35) justru ditebas parang hingga tangannya nyaris putus. Peristiwa itu terjadi tidak jauh dari pasar mini di Jalan Sukawati, Kota Watampone, Sulawesi Selatan, Minggu (6/7/2014).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah warga di tempat kejadian, sekitar pukul 11.00 WITA, tukang tambal ban, Nurdin (45), menegur sejumlah preman pasar yang hendak parkir di depan tempat usahanya. Namun, preman pasar ini malah naik pitam. Cekcok pun terjadi hingga berujung pengeroyokan.

Dalam perkelahian yang tidak seimbang itu, kepala Nurdin bocor terkena pukulan benda tumpul. Namun, Nurdin tetap melakukan perlawanan dan mengambil sebilah parang, lalu menebas lengan Acil hingga nyaris putus.

Nyaris menjadi bulan-bulanan pemarangan Nurdin, Acil si preman pasar segera diselamatkan oleh temannya. Acil lalu dilarikan ke Rumah Sakit M Yasin untuk mendapatkan pertolongan pertama. Kasman, warga setempat, mengatakan kejadian tersebut berlangsung cukup singkat. "Tadi saya di pasar, tiba-tiba ada yang gaduh di luar. Menurut orang di sini tadi ada yang diparangi, kata mereka yang tukang tambal ban itu menebas orang yang mengeroyoknya," ujarnya.

Sementara itu, Nurdin yang ditemui di Mapolres Bone saat diamankan polisi justru tidak mengerti duduk persoalan sehingga dia dikeroyok. Nurdin menduga masalah itu ada sejak kemarin saat seseorang meminta anaknya untuk menjadi juru parkir di pasar tersebut.

"Kemarin memang ada yang menyuruh anak saya jadi tukang parkir tapi saya larang karena pasar ini bukan pasar resmi. Mungkin gara-gara itu mereka langsung mendatangi dan mengeroyok saya. Saya lari ke depan penjual mie di depan bengkel saya, bahkan kepala saya bocor dipukuli mereka," ujarnya.

Mengetahui laporan adanya penganiayaan tersebut, pihak kepolisian dari Mapolres Bone langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti. "Informasi awal yang kami terima, kasus ini gara-gara masalah parkir, yang kemudian terjadi perkelahian. Kami telah turun untuk melakukan olah TKP termasuk mengumpulkan barang bukti dan mengambil keterangan sejumlah saksi," ujar Kanit SPKT Polres Bone Aiptu Jamaluddin.

Dia menambahkan, saat ini pihak kepolisan telah mengamankan sebilah parang panjang yang telah berkarat sebagai barang bukti. Sementara, Nurdin yang diduga pelaku pemarangan juga telah diamankan di Mapolres Bone.
(zik)
Berita Terkait
Sopir di Makassar Dikeroyok...
Sopir di Makassar Dikeroyok Karena Dituduh jadi Informan Polisi
Warga Bajoe Diduga Jadi...
Warga Bajoe Diduga Jadi Korban Pengeroyokan 3 Oknum TNI
Keroyok Petugas Tol...
Keroyok Petugas Tol saat Antar Jenazah, Empat Pria Diamankan Polisi
Kasus Pengeroyokan Remaja...
Kasus Pengeroyokan Remaja di Dalam Warnet Berujung Damai
Pemuda di Makassar Dikeroyok...
Pemuda di Makassar Dikeroyok 5 Bersaudara Hingga Jarinya Putus
TPN Kecam Aksi Pengeroyokan...
TPN Kecam Aksi Pengeroyokan Relawan Ganjar-Mahfud oleh Oknum TNI di Boyolali
Berita Terkini
PSEL Bali Dinilai Strategis...
PSEL Bali Dinilai Strategis Kendalikan Sampah dan Emisi
7 menit yang lalu
Awan Panas Guguran Meluncur...
Awan Panas Guguran Meluncur 2 Kilometer dari Puncak Merapi Pagi Ini
33 menit yang lalu
Sekolah Alam Arus Kualan...
Sekolah Alam Arus Kualan Kalbar Bukti Pendidikan Berkualitas Tak Bergantung Fasilitas
34 menit yang lalu
Geledah Ruko di Cipete...
Geledah Ruko di Cipete Selatan, Polda Metro Jaya Sita Dokumen dan Komputer
3 jam yang lalu
Kortastipidkor Polri...
Kortastipidkor Polri Datangi Ruko di Jalan Asem Cipete, Penggeledahan Lagi?
9 jam yang lalu
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
11 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved