Terlibat Perampokan, Ketua Geng Motor Moonraker Ditangkap

Kamis, 03 Juli 2014 - 21:15 WIB
Terlibat Perampokan,...
Terlibat Perampokan, Ketua Geng Motor Moonraker Ditangkap
A A A
BANDUNG - Jajaran Polsek Sukajadi berhasil menangkap lima pelaku curas dan curanmor. Dari lima pelaku tersebut ketiga diantaranya ketua dan anggota Geng Motor Moonraker.

Kelimanya yakni Yana Suryana, Kiki Iskandar Alias Ulil, dan Irsan Virdiansyah, Indra Alias Acong, Asep Rizkiawan Alias Atep.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Mashudi mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berdasarkan kesigapan Satreskrim Polsekta Sukajadi di lapangan dalam melihat gerak gerik komplotan ini di wilayah Sukajadi.

"Ini kesigapan anggota kami yang mencurigai komplotan ini. Setelah dilakukan pengecekan ternyata komplotan geng motor ini pelaku curas (pencurian dengan kekerasan) dan curat (pencurian dengan pemberat) laporannya ada tiga TKP," katanya saat ditemui di Mapolsekta Sukajadi, Jalan Sukajadi, Kamis (3/7/2014).

Menurut dia, modus komplotan geng motor ini ada dua, yakni pencurian kendaraan dengan cara membongkar paksa kunci motor dengan menggunakan leter T pada kendaraan yang diparkir di tempat sepi.

"Kedua, dengan cara memepet korbannya kemudian memukuli pakai stik baseball saat sudah tidak berdaya pelaku membawa beberapa barang berharga korban," timpalnya.

Dari hasil penyelidikan sementara, Mashudi mengatakan, para komplotan ini melakukan aksinya beberapa kali di Kota Bandung dan tercatat juga di luar kota seperti Cimahi, Sumedang, Purwakarta dan Cianjur.

"Targetnya mereka acak yang jelas siapa saja dihajar. Oleh karena itu kami mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dan hati-hati serta apabila terjadi sesuatu segera melaporkan kepada pihak yang berwajib," tuturnya.

Dari tangan para pelaku, pihak kepolisian berhasil menyita sembilan motor hasil kejahatan dan juga beberapa kunci leter T serta seragam Moonraker.

Akibat perbuatannya para tersangka dijerat Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan serta Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman penjara diatas 5 tahun.

Sementara itu tersangka Yana, Ketua Geng Moonraker Regional Tamansari mengaku, terpaksa karena tak memiliki pekerjaan. Dia mengaku, baru saja keluar dari penjara seminggu yang lalu dengan kasus pencurian dan kekerasan.

"Saya baru keluar penjara dan gak punya pekerjaan jadi ya melakukan aksi kayak dulu. Dulu biasanya nyolong dan jambret kadang jadi joki kadang ikut mukulin. Mukulinnya pake stik baseball," ujarnya.

Disinggung soal Geng Motor Moonraker, Yana mengaku memiliki ratusan anak buah yang tersebar di beberapa daerah namun terorganisir melalui jejaring sosial Facebook.

"Ada 1000an itu anggota Moonraker semua tapi yang biasa ikut saya ratusan. Dan beberapa diantaranya ikut jambret dan nyuri motor juga," pungkasnya.
(sms)
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
1 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
1 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
2 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
2 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
8 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
8 jam yang lalu
Infografis
Siapa Saja Pemimpin...
Siapa Saja Pemimpin Negara yang Pernah Ditangkap AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved