Warga Keera Ancam Duduki Kantor Bupati Wajo

Rabu, 02 Juli 2014 - 08:12 WIB
Warga Keera Ancam Duduki...
Warga Keera Ancam Duduki Kantor Bupati Wajo
A A A
SENGKANG - Warga Kecamatan Keera yang tergabung dalam Forum Rakyat Bersatu (FRB) mengancam menduduki Kantor Bupati Wajo, jika tidak ada keputusan yang dihasilkan dalam rapat warga dengan Pemkab Wajo dan PTPN XIV, Rabu (2/7/2014) ini.

"Pemkab Wajo harusnya memperjuangkan rakyatnya, apalagi sudah ada kesepakatan sebelumnya di Mapolda Sulselbar, " kata salah satu korlap FRB Supriadi.

Dia mengatakan, ketika keputusan tidak berpihak kepada masyarakat, massa yang lebih besar lagi akan dikerahkan untuk menduduki kantor Bupati Wajo. "Kalau memang keputusan kembali diingkari besok (hari ini, red), maka massa akan menduduki kantor Bupati Wajo," katanya.

Sementara itu salah seorang warga, Baweng, mengaku sudah bosan dengan janji-janji pemerintah. Kesepakatan untuk menggarap lahan seluas 1.934 hektare, hingga kini belum terealisasi. "Kami hanya menagih janji, karena berdasarkan keputusan itu, kami sudah diperbolehkan menggarap lahan di lokasi yang diserobot oleh PTPN, " katanya.

Ketua Komisi I DPRD Wajo Taqwa Gaffar mengatakan PTPN akan terus berpolemik dengan warga selama belum ada hak pelepasan. Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Pemkab Wajo Andi Sederhana mengatakan pihak Pemkab akan melakukan pertemuan dengan warga dan PTPN. "Besok (hari ini, red) kita akan bicarakan untuk mencarikan solusi yang terbaik," katanya, kemarin.

Seperti diberitakan KORAN SINDO sebelumnya, ratusan warga bersenjata parang melakukan blokade Jalan Trans Sulawesi menuntut tanah mereka yang menurut warga diserobot oleh PTPN XIV Keera. Warga menagih kesepakatan yang pernah ditandatangani pada tahun 2013 di Mapolda Sulselbar. Dalam kesepakatan tersebut, warga diperbolehkan mengolah lahan seluas 1.934 hektare sambil menunggu pelepasan dari Kementerian BUMN.
(zik)
Berita Terkait
Akses Jalan Ditutup,...
Akses Jalan Ditutup, Warga RW 013 Desak CMNP Cari Solusi atau Hadapi Demonstrasi
Gegara Sengketa Lahan,...
Gegara Sengketa Lahan, Warga di Bone Sabit Tetangga Hingga Tewas
Sejumlah Warga Laporkan...
Sejumlah Warga Laporkan Dugaan Penyerobotan Tanah ke Polisi
Korban Penipuan Tanah...
Korban Penipuan Tanah Bingung Tak Diberi Kabar Persidangan
Ganti Rugi Tanah Ulayat...
Ganti Rugi Tanah Ulayat untuk Pembangunan Bandara Siboru Belum Tuntas
Lahan Dicaplok Perusahaan,...
Lahan Dicaplok Perusahaan, Petani Desa Dayun Sambangi Istana Merdeka
Berita Terkini
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
8 jam yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
8 jam yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
9 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
10 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
12 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
12 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved