Tragis, Bocah 6 Tahun Tertimpa Tembok Beton Hingga Tewas
Senin, 23 Juni 2014 - 16:01 WIB
Tragis, Bocah 6 Tahun Tertimpa Tembok Beton Hingga Tewas
A
A
A
KARAWANG - Seorang bocah berusia 6 tahun, Senin (23/6) siang, meregang nyawa setelah tertimpa lempengan tembok beton pagar sebuah bangunan, di Perumahan Delta Jati Kota, Karawang Timur.
Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, bocah bernama Dahlan, warga Kampung Mekarsari Desa Adiarsa Kecamatan Karawang Timur itu, awalnya tengah bermain bersama teman sebayanya di sebuah lahan kosong di Perumahan Delta Jati Kota.
Entah kenapa, tiba-tiba Dahlan menerobos pagar tembok beton di lahan tersebut. Namun, ketika bocah itu tepat berada di bawah pagar tembok, tiba-tiba satu lempengan tembok beton pagar tersebut ambruk dan menimpa bagian kepala Dahlan.
Seketika, bocah yang baru diwisuda lulus TK itu, meregang nyawa.
"Saat Dahlan tertimpa, saya juga berada di lahan kosong itu bersama anak saya, Dika. Saat itu saya sedang membersihkan lahan itu," ujar Tetangga korban, Mariadi, 34. Setelah mendengar kabar Dahlan kegencet tembok beton dari anaknya, Mariadi langsung menghampiri Dahlan.
Bersama warga lain, Mariadi melakukan evakuasi dan membawa Dahlan ke rumah sakit terdekat. Namun nyawa Dahlan tak tertolong dan meninggal dunia dalam perjalanan.
"Saat evakuasi, saya melihat luka benturan dan pecah di bagian kepalanya. Selain itu, dari hidungnya juga keluar darah. Beton itu berat sekali," ujarnya.
Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, bocah bernama Dahlan, warga Kampung Mekarsari Desa Adiarsa Kecamatan Karawang Timur itu, awalnya tengah bermain bersama teman sebayanya di sebuah lahan kosong di Perumahan Delta Jati Kota.
Entah kenapa, tiba-tiba Dahlan menerobos pagar tembok beton di lahan tersebut. Namun, ketika bocah itu tepat berada di bawah pagar tembok, tiba-tiba satu lempengan tembok beton pagar tersebut ambruk dan menimpa bagian kepala Dahlan.
Seketika, bocah yang baru diwisuda lulus TK itu, meregang nyawa.
"Saat Dahlan tertimpa, saya juga berada di lahan kosong itu bersama anak saya, Dika. Saat itu saya sedang membersihkan lahan itu," ujar Tetangga korban, Mariadi, 34. Setelah mendengar kabar Dahlan kegencet tembok beton dari anaknya, Mariadi langsung menghampiri Dahlan.
Bersama warga lain, Mariadi melakukan evakuasi dan membawa Dahlan ke rumah sakit terdekat. Namun nyawa Dahlan tak tertolong dan meninggal dunia dalam perjalanan.
"Saat evakuasi, saya melihat luka benturan dan pecah di bagian kepalanya. Selain itu, dari hidungnya juga keluar darah. Beton itu berat sekali," ujarnya.
(ilo)