Eksekusi Terhambat, Pemilik Lahan Kampung Bugis Kecewa

Selasa, 17 Juni 2014 - 21:27 WIB
Eksekusi Terhambat,...
Eksekusi Terhambat, Pemilik Lahan Kampung Bugis Kecewa
A A A
DENPASAR - Eksekusi terhadap lahan yang ditempati sejumlah warga Kampung Bugis, Pulau Serangan, Denpasar, Bali, tidak berjalan lancar. Pemilik lahan 1,12 hektare Siti Sapurah kecewa dengan kinerja polisi.

Eksekusi itu diwarnai aksi lempar batu. Selain itu, juga ada yang membawa tombak dan parang untuk mengusir keluarga pemilik lahan, Siti Sapurah. Dalam eksekusi yang dimulai pukul 10.00 WITA hingga pukul 14.00 WITA, hanya ada satu rumah yang dihancurkan. Ketika ekskavator akan menghancurkan rumah kedua, warga Kampung Bugis menyerang pemilik lahan. Akhirnya, eksekusi dihentikan.

Pemilik lahan Siti Sapurah mengatakan tidak puas. "Sekarang ini di mana-mana kalau ada eksekusi semuanya langsung dibabat habis, tapi kalau yang sekarang ini katanya hanya secara simbolis saja. Bagaimana ceritanya ada eksekusi secara simbolis," ujarnya saat ditemui saat eksekusi, Selasa (17/6/2014).

Menurutnya, yang mengusulkan eksekusi secara simbolis adalah Kapolresta Denpasar. Alasannya, warga meminta eksekusi dilakukan secara simbolis, supaya para warga bisa mengambil barang-barangnya untuk digunakan di tempat lain. Sapurah atau yang biasa dipanggil Ipunk ini mengatakan dirinya telah memberikan waktu selama tiga bulan lamanya kepada warga segara pindah dari tanah yang ditempatinya.

"Secara kamanusiaan kami sudah memberikan waktu kepada warga Kampung Bugis. Kenapa kalau mereka mau ambil barangnya tidak kemarin-kemarin selama tiga bulan itu. Jadi pada intinya kami kecewa dengan pihak kepolisian. Pasalnya, mereka telah mengingkari janji bahwa mereka mau melindungi kami," jelasnya.

Menurutnya, pada saat eksekusi para anggota polisi tidak ada yang mau menghentikan warga yang mengamuk. "Eksekusi masih akan tetap kami lakukan, sesuai dengan hasil putusan Pengadilan Negeri."
(zik)
Berita Terkait
Eksekusi Lahan di Anggeraja...
Eksekusi Lahan di Anggeraja Ricuh, Aparat Polisi Dilempar Batu
Eksekusi Lahan Perumahaan...
Eksekusi Lahan Perumahaan GCC Sesuai Prosedur Hukum Ini Bukti dan Faktanya
Eksekusi Rumah di Ternate...
Eksekusi Rumah di Ternate Ricuh, Pemilik Tidak Rela Digusur
Eksekusi Lahan di Ternate
Eksekusi Lahan di Ternate
2 Polisi Hanya Bisa...
2 Polisi Hanya Bisa Pasrah saat Rumahnya Dieksekusi PN Medan
Pengadilan Negeri Eksekusi...
Pengadilan Negeri Eksekusi 8 Ruko di Jalan Winaon Kota
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
2 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
3 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
3 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
9 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
10 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
12 jam yang lalu
Infografis
Ini Alasan Banyak Tentara...
Ini Alasan Banyak Tentara Israel Mulai Kecewa Berperang di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved