Tak Terima Adik Dipukuli, Kakak Kena Bacok

Senin, 16 Juni 2014 - 08:37 WIB
Tak Terima Adik Dipukuli,...
Tak Terima Adik Dipukuli, Kakak Kena Bacok
A A A
DEPOK - Seorang sopir angkot Miniarta 04 di Depok melapor ke Polsek Sukmajaya. Pasalnya, Iqbal (19) sopir angkot itu mengalami pemekulan dari warga kesal dengan angkotnya yang menghalangi mobil Mona, warga sekitar di Jalan Musi, Sukmajaya, Depok masuk ke garasinya.

Monas hendak pulang mengantarkan anaknya dari acara wisuda. Namun, dari arah berlawanan ada angkot yang menghalangi Mona masuk ke dalam rumahnya.

Hingga keduanya terlibat adu mulut. Spontanitas warga yang membela Mona sebagai warga setempat, langsung menarik kerah Iqbal dan memukul wajah Iqbal hingga mulut dan giginya berdarah. Saat kejadian Iqbal ditemani seorang teman perempuan yang duduk disampingnya.

"Saya niat mau balik ke pool, mau pulang, saya pikir memang bisa dua jalur mobilnya, tetapi karena adu mulut lalu ada dua bapak-bapak mukul saya pas masih dalam posisi kemudi setir," katanya di Mapolsek Sukmajaya, Minggu 15 Juni 2014 malam.

Namun, tak terima adiknya dipukul, kakak Iqbal, Tesa yang juga sopir angkot Miniarta langsung mendatangi warga tersebut. Namun tangan Tesa justru terluka disambar golok.

"Saya enggak terima adik saya dipukul, dan tangan saya berdarah kena golok, makanya saya ingin laporkan ke polisi," jelasnya.

Ayah Mona juga meluapkan emosinya dengan ikut menampar wajah Iqbal. Namun, Mona dan Iqbal diminta untuk berdamai dan tidak meneruskan ke jalur hukum saat berada di Polsek Sukmajaya. Sebab jika diteruskan, maka pelaku terancam pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.

"Saya setuju saja berdamai, asalkan pelaku tidak dendam dan keluarga saya tidak terancam, karena memang saya kan perempuan dan repot sedang antar anak tadi, jadi feelingnya enggak dapat pas mau masuk garasi, mobil angkot menghalangi saya masuk, sementara ayah saya ikut kebawa emosi, dan warga hanya spontanitas," ungkapnya.

Kasus tersebut masih ditangani Polsek Sukmajaya. Polisi berupaya untuk memediasi kasus tersebut agar tak dilanjutkan.
(mhd)
Berita Terkait
Beraninya Aniaya Pasutri...
Beraninya Aniaya Pasutri Lansia, 2 Pemuda Ini Nangis Ditangkap Tim Paniki Rimbas Satu
Tak Terima Ditegur Kecilkan...
Tak Terima Ditegur Kecilkan Volume Ponsel, Pria China Hajar Penumpang Subway
Tersangka KDRT Belum...
Tersangka KDRT Belum Ditahan, Korban Berharap Mendapat Keadilan
Temui Direktur Keuangan,...
Temui Direktur Keuangan, Wanita Ini Diduga Dipukuli di Apartemen Jakarta Barat
Polisi Tangkap Pelaku...
Polisi Tangkap Pelaku Pemukulan Ade Armando
Balas Dendam, 2 Pemuda...
Balas Dendam, 2 Pemuda di Magelang Hajar 2 Orang sampai Kepala Bocor
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
34 menit yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
2 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
3 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
3 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
3 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved