DPRD Surabaya Yakin Proyek Pasar Turi Selesai Oktober 2014

Rabu, 28 Mei 2014 - 21:18 WIB
DPRD Surabaya Yakin...
DPRD Surabaya Yakin Proyek Pasar Turi Selesai Oktober 2014
A A A
SURABAYA - Tak hanya Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang melunak menyikapi pembangunan Pasar Turi. Komisi B DPRD Kota Surabaya juga bersikap sama. Komisi yang membidangi perekonomian ini justru meminta agar investor tidak diganggu atau direcoki pihak-pihak tertentu. Sehingga, target penyelesaian bulan Oktober mendatang bisa terealisasi.

Ketua Komisi B DPRD Surabaya Rusli Yusuf mengatakan, meski masih banyak kekurangan, dia optimistis pembangunan bisa berjalan lancar. Pihaknya sendiri tidak bisa menyebut bahwa proses pembangunan terlambat karena serah terima proyek dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ke investor molor selama satu tahun. Penyerahan dilakukan pada Oktober 2012. Sedangkan proyek baru mulai dikerjakan pada Februari 2013.

"Saya yakin itu (proyek Pasar Turi) bisa selesai Oktober. Saya hanya minta pada pedagang agar bersabar terlebih dulu. Jangan direcoki," katanya, Rabu (28/5/2014)

Rusli meminta agar pemkot lebih mendorong agar investor mempercepat proses pembangunan pasar yang menelan investasi sebesar Rp1 triliun lebih itu. Menurut dia, pihak pengembang saat ini sudah pada jalur yang benar. Artinya, pengembang sudah melakukan pembangunan sesuai rencana. Tapi, agar bisa sesuai dengan target, pengembang harus menambah para pekerjanya.

"Kasihan pedagang kalau pembangunan tidak selesai-selesai. Apalagi stan di pasar itu sudah mereka beli," jelasnya.

Terpisah, Ketua Kelompok Pedagang (Kompag) Pasar Turi H Syukur pesimistis proyek pembangunan di bekas pusat grosir terbesar se-Indonesia timur itu akan rampung pada Oktober mendatang. Pasalnya, jumlah pekerjanya sangat sedikit. Diperkirakan jumlahnya kurang dari 100 orang. Buruknya lagi, pengerjaan tidak dilakukan selama 24 jam penuh.

"Kami sekarang hanya berharap agar investor Pasar Turi mengembalikan uang denda yang dikenakan pada kami. Sebab, kami belum menempati stan kok malah kena denda. Denda itu bisa dikenakan ketika stan sudah ditempati," pintanya.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tidak mempersoalkan molornya pengerjaan pasar yang didanai oleh PT Gala Bumi Perkasa, PT Lucida Sejahtera, dan PT Central Asia Investment tersebut. Risma, panggilan Tri Rismaharini, menilai, keterlambatan pembangunan karena kesalahan pemkot sendiri. Pemkot terlambat setahun dalam penyerahan proyek ke investor.

Selama setahun itu, pemkot sibuk mempelajari sejumlah aturan proyek. Awalnya, ada anggapan bahwa, ketika swasta sudah berinvestasi, maka mereka sudah tidak dikenakan biaya sewa. "Tapi setelah dipelajari secara lebih mendalam, meski yang bersangkutan sudah berinvestasi ternyata, penggunaan aset milik pemerintah, tetap dikenakan sewa," jelasnya.
(zik)
Berita Terkait
Sentra Ikan Bulak Surabaya...
Sentra Ikan Bulak Surabaya Bakal Disulap Jadi Sentra Pengolahan Hasil Laut
Legislator Makassar...
Legislator Makassar Dorong Pemberdayaan Pasar Tradisional
Pj Wali Kota Makassar...
Pj Wali Kota Makassar Soroti Kondisi Pasar Tradisional
Biar Tak Ada Kerumunan...
Biar Tak Ada Kerumunan Baru, Pasar Tradisional Tetap Dibuka
Pemasangan Tiang Pancang...
Pemasangan Tiang Pancang Pembangunan Pasar Tempe Segera Dilakukan
Khofifah Dorong Pasar...
Khofifah Dorong Pasar Tradisional Terapkan Ganjil Genap
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
1 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
1 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
2 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
2 jam yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
2 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia...
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia usai Mutasi TNI Oktober 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved