Dua Tahun Buron, Pelaku Pembunuhan Pengamen Ditangkap

Senin, 26 Mei 2014 - 17:55 WIB
Dua Tahun Buron, Pelaku...
Dua Tahun Buron, Pelaku Pembunuhan Pengamen Ditangkap
A A A
SEMARANG - Setelah buron selama dua tahun, pelaku seorang penganiaya pengamen bernama Tony Haryanto alias Robot, 30, warga Kp Depoksari Rt3/7 Kelurahan Tandang Tembalang hingga meninggal dunia, Agustus 2012 lalu berhasil ditangkap.

Pelaku adalah Ahmad Aziz alias Pleketek, 37, warga Palebon Kecamatan Semarang Timur Kota Semarang. Aziz merupakan satu dari 12 pelaku yang menganiaya Tony di Jl Brigjend Sudiarto dekat pertigaan Jl Palapa Kelurahan Gayansari Semarang.

"Tersangka ini salah satu pelaku penganiayaan pada 2012 lalu bersama 12 rekannya yang menyebabkan korban tewas. Setelah kejadian itu, dia kabur dan menjadi DPO kami," kata Kapolsek Gayamsari Kompol Juara Silalahi saat gelar perkara, Senin (26/5/2014).

Juara menambahkan, penangkapan Aziz menambah jumlah tersangka dalam kasus itu yang berhasil ditangkap. Sebelumnya, pihaknya telah menangkap empat pelaku lainnya.

"Dengan tersangka ini berarti sudah lima pelaku yang berhasil kami tangkap. Sisanya masih akan terus kami kejar," imbuhnya.

Sebenarnya lanjut Juara, saat penangkapan Aziz pihaknya menemukan dirinya bersama satu tersangka lainnya. Namun saat penggrebekan, tersangka tersebut melarikan diri.

"Satu tersangka yang bersama Aziz berhasil kabur dengan cara loncat dari genting. Kami kehilangan jejak saat mengejarnya," ungkapnya.

Kepada Aziz, pihaknya mengaku akan menjerat dirinya dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan jo Pasal 338 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa korban. "Ancamannya maksimal sepuluh tahun penjara," pungkasnya.

Sementara itu, saat ditemui wartawan Aziz membenarkan terlibat dengan penganiayaan yang menyebabkan tewasnya Tony itu. Saat itu, dirinya ikut bersama teman-temannya mengeroyok korban. "Saya hanya ikut-ikutan saja," ujarnya.

Mengetahui teman-temannya tertangkap, pria yang sehari-hari bekerja sebagai operator karaoke di Mangkang itu mengaku ketakutan. Akhirnya, ia sembunyi di kos-kosan daerah Mangkang Semarang.

"Saya tahu teman-teman tertangkap, makanya saya kabur. Saya tinggal di kos daerah Rowosari atas Mangkang Semarang," ujarnya.

Aziz juga menceritakan kronologis yang terjadi dua tahun silam itu. Waktu itu, dirinya yang sedang minum bersama teman-temannya mendapat laporan temannya dikeroyok oleh Tony dan teman-teman.

"Langsung saja kami mendatangi tempat kejadian dan mencari dia (Tony) setelah ketemu langsung kami hajar. Kami berdua belas dengan membawa pipa besi," pungkasnya.
(lns)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
43 menit yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
46 menit yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
2 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
3 jam yang lalu
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
3 jam yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
3 jam yang lalu
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved