Begini Cara Pemkot Surabaya Tutup Dolly

Rabu, 21 Mei 2014 - 15:50 WIB
Begini Cara Pemkot Surabaya...
Begini Cara Pemkot Surabaya Tutup Dolly
A A A
SURABAYA - Kendati suka melontarkan pendapat berbeda dengan pasangannya Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, nyatanya Wakil Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana mendukung penutupan lokalisasi Dolly.

Bahkan, dirinya mengaku optimis bisa menutup lokalisasi itu, setelah melakukan diskusi dengan para penghuni Dolly dan warga sekitar. Dia mengaku sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah penghuni dan warga Dolly.

"Kami tetap optimis bisa dilakukan. Karena sejatinya program ini baru kita awali meski sudah berjalan lama," kata Wisnu, Rabu (21/5/2014).

Dengan komunikasi yang telah terbangun, Wisnu optimistis jika lokalisasi terbesar se Asia Tenggara itu akan bisa ditutup untuk selama-lamanya. Namun, sebelum dilakukan penutupan total, perlu dilakukan komunikasi kembali dengan penghuni Dolly dan warga sekitar.

"Saat ini, sudah ada pertemuan yang menyangkut empat RW. Tinggal satu RW yang posisinya tepat di Gang Dolly, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan. Rencananya nanti malam," tambahnya.

Dalam beberapa kali pertemuan dengan warga sekitar, Wisnu mengaku menemukan hal yang positif. Dengan catatan, warga yang terdampak diperhatikan kelangsungan kehidupannya dengan jaminan penghasilan, dan Pemkot Surabaya konsisten dengan program dan janji-janjinya.

Secara implisit, katanya, warga sekitar Dolly sudah mulai memahami program-program pemkot terkait penutupan lokalisasi ini. "Terutama soal kesiapan pemkot dalam menjamin kelangsungan hidup mereka, terkait penghasilannya yang akan hilang,” jelas Ketua DPC PDIP Surabaya ini.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya ini ditunjuk oleh Risma sebagai Ketua Tim Penutupan Dolly. Penutupan lokalisasi ini direncanakan 10 hari sebelum bulan Ramadan, atau pada 19 Juni 2014.
(san)
Berita Terkait
Masih Bertahan, Penghuni...
Masih Bertahan, Penghuni Bangunan Gang Royal Rawa Bebek Resah dan Pasrah
9 Tempat Prostitusi...
9 Tempat Prostitusi Legendaris di Indonesia, Nomor 4 Terbesar di Asia Tenggara
Lokalisasi Gang Royal...
Lokalisasi Gang Royal Rawa Bebek telah Dibongkar, Ini Harapan Warga ke Pemprov DKI
Prostitusi Online-Lokalisasi...
Prostitusi Online-Lokalisasi Berkedok Karaoke Marak di Ketapang, Warga Resah
ABG Cantik asal Serang...
ABG Cantik asal Serang Dijual ke Pengelola Lokalisasi di Jakarta
3 Tempat Prostitusi...
3 Tempat Prostitusi di Jakarta yang Sudah Ditutup, 2 di Antaranya Disulap Jadi Bangunan Bermanfaat
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
43 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
1 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
1 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
2 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
2 jam yang lalu
Infografis
Bukan Senjata Nuklir,...
Bukan Senjata Nuklir, Ini 4 Cara Terbaik Melawan Dominasi Barat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved