Pemerintah Akan Data Warga Berpenyakit Jiwa di Kersamanah

Selasa, 20 Mei 2014 - 19:38 WIB
Pemerintah Akan Data...
Pemerintah Akan Data Warga Berpenyakit Jiwa di Kersamanah
A A A
GARUT - Dinas Tenaga Kerja Sosial dan Transmigrasi (Disnakersostrans) Kabupaten Garut akan melakukan pengecekan ke lapangan terkait jumlah warga yang menderita gangguan kejiwaan di Kecamatan Kersamanah. Pengecekan ditujukan untuk memperbaharui data jumlah penderita yang ada di kecamatan tersebut.

Hingga kini, yang dipegang oleh Disnakersostrans Garut adalah data tahun 2009. Saat itu, jumlah warga yang menderita gangguan kejiwaan di Kecamatan Kersamanah berada di kisaran 78 orang.

"Kami akan melakukan pengecekan kembali ke lapangan. Kami tidak pernah lagi menerima informasi terbaru terkait jumlah yang sebenarnya. Jumlah sebanyak 116 orang yang menderita kami belum mengetahuinya," kata Kepala Bidang Bantuan dan Rehabilitasi Sosial Disnakersostrans Kabupaten Garut Samhari, saat ditemui Selasa (20/5/2014).

Secara tidak langsung, jumlah warga yang menderita penyakit gangguan kejiwaan di Kersamanah mengalami penambahan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Sahmhari sendiri mengaku jika jumlah warga dengan penyakit gangguan jiwa di Kecamatan Kersamanah terbanyak di Kabupaten Garut. "Sebenarnya semua kecamatan lain di Garut juga ada yang demikian (mengalami gangguan jiwa). Namun tidak sebanyak di Kersamanah," ujarnya.

Menurutnya, penanganan terhadap warga yang memiliki gangguan jiwa secara teknis lebih dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Garut. Disnakersostrans, kata dia, hanya memberikan penanganan pada warga atau pasien pasca 'penyakitnya'' dinyatakan sembuh.

"Jika masih dalam keadaan sakit jiwa, sebenarnya penanganan teknis yang lebih mengetahui adalah Dinas Kesehatan. Dinas Sosial hanya berperan bagi mereka yang dinyatakan sembuh atau pasca penyakit terjadi. Jika pun diperlukan, kami hanya menangani mereka yang berekonomi miskin dan memiliki surat keterangan dari pemerintah desa setempat."

Lebih jauh Samhari menerangkan, penanganan yang dilakukan kepada pasien penyakit jiwa sendiri adalah dengan membuat surat rekomendasi agar pasien tersebut dapat ditangani secara gratis di rumah sakit jiwa. Selain itu, Disnakersostrans Garut pun menyediakan kendaraan beserta bahan bakarnya secara gratis sebagai sarana untuk mengantar.

"Kami nanti akan memberikan rekomendasi kepada rumah sakit jiwa di Cisarua, Bandung, atau yayasan lain yang sudah bekerja sama dengan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Sosial. Setelah pasien jiwa nanti dinyatakan sembuh dari rumah sakit, dia kemudian diarahkan ke Panti Phalamartha di Sukabumi. Panti itu milik pemerintah. Tujuan dirujuknya ke panti setelah sembuh adalah agar mereka dapat beradaptasi dan memiliki keahlian saat di tengah masyarakat nantinya," paparnya.

Mengenai informasi singkatnya waktu perawatan di Rumah Sakit Jiwa Cisarua, Bandung, Samhari mengaku baru mengetahuinya. Ia pun berjanji akan melakukan pengecekan terkait hal tersebut ke Bandung. "Justru yang saya tahu, pasien harus dirawat hingga mereka sembuh. Setelah sembuh, mereka belum diperbolehkan pulang ke kampung, melainkan harus ke panti di Sukabumi tadi," tandasnya.
(zik)
Berita Terkait
Polisi Pastikan Siskaeee...
Polisi Pastikan Siskaeee Sehat, Tidak Alami Gangguan Kejiwaan
Apa Itu Self Harm, Kondisi...
Apa Itu Self Harm, Kondisi Gangguan Kejiwaan seperti yang Dialami Siskaeee
Pertamina Beri Pengobatan...
Pertamina Beri Pengobatan ke Orang Gangguan Kejiwaan di Kota Parepare
Dinsos Pinrang Beri...
Dinsos Pinrang Beri KIS ke Pengidap Gangguan Kejiwaan
Militer Amerika Serikat...
Militer Amerika Serikat Rekrut 700 Orang dengan Gangguan Perilaku
RSUD Soedjati Terjunkan...
RSUD Soedjati Terjunkan Tim Dokter Periksa Kejiwaan Pelaku Pembunuhan Sadis di Grobogan
Berita Terkini
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
16 menit yang lalu
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
2 jam yang lalu
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
4 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
5 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
5 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved