Gerakan Umat Islam Bersatu dukung Risma tutup Dolly

Rabu, 14 Mei 2014 - 12:59 WIB
Gerakan Umat Islam Bersatu...
Gerakan Umat Islam Bersatu dukung Risma tutup Dolly
A A A
Sindonews.com - Pernyataan Wakil Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana yang menolak penutupan lokalisasi Dolly memantik reaksi dari Gerakan Umat Islam Bersatu (GUIB). Organisasi yang merupakan gabungan dari 58 organisasi masyarakat (ormas) Islam di Jawa Timur tersebut dengan tegas meminta pada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini agar tidak mundur dan tetap menutup tempat prostitusi terbesar se-Asia Tenggara itu pada 19 Juni mendatang.

Hal itu dinyatakan Sekretaris GUIB Muhammad Yunus saat bertemu dengan Risma, panggilan Tri Rismaharini di Ruang Kerja Wali Kota, Balai Kota Surabaya, Rabu (14/5/2014). Yunus menyesalkan sikap Wisnu Sakti Buana yang menolak penutupan Dolly. Pasalnya, itu merupakan tempat maksiat dan dilarang keras dalam agama.

Pernyataan Wisnu tersebut sangat bertolak belakang dengan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk secepatnya menutup lokalisasi yang ada di Kecamatan Sawahan tersebut.

"Kami mendukung Bu Wali (Risma) untuk menutup Dolly. Mudahan-mudahan penutupan bisa berjalan lancar. Kami juga menyesalkan jika ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan rencana penutupan ini untuk kepentingan politik," katanya.

Muhammad Yunus datang menemui Risma sekitar pukul 10.00 WIB. Dia datang bersama dengan belasan anggota GUIB Jatim. Dalam pertemuan ini, satu per satu anggota GUIB menyatakan dukungannya pada Risma untuk segera menutup Dolly. Bahkan, mereka siap untuk berjuang bersama Pemkot Surabaya untuk menutup lokalisasi yang dihuni sebanyak 1.080 pekerja seks komersial (PSK) tersebut.

Beberapa ormas yang tergabung dalam GUIB di antaranya adalah Hidayatullah, Al Irsyad, Dewan Dakwah Islamiyah, Front Pembela Islam, Hizbut Tahrir Indonesia, Persatuan Islam, Persatuan Tarbiyah Islamiyah, Al Bayyinat, Forum Umat Islam dan beberapa ormas lainnya. "Kami akan di garda depan dalam penutupan Dolly. Kami akan mem-back up penuh Bu Risma," ujar Abdurrachman Azis, koordinator GUIB.
(zik)
Berita Terkait
Masih Bertahan, Penghuni...
Masih Bertahan, Penghuni Bangunan Gang Royal Rawa Bebek Resah dan Pasrah
9 Tempat Prostitusi...
9 Tempat Prostitusi Legendaris di Indonesia, Nomor 4 Terbesar di Asia Tenggara
Lokalisasi Gang Royal...
Lokalisasi Gang Royal Rawa Bebek telah Dibongkar, Ini Harapan Warga ke Pemprov DKI
Prostitusi Online-Lokalisasi...
Prostitusi Online-Lokalisasi Berkedok Karaoke Marak di Ketapang, Warga Resah
ABG Cantik asal Serang...
ABG Cantik asal Serang Dijual ke Pengelola Lokalisasi di Jakarta
3 Tempat Prostitusi...
3 Tempat Prostitusi di Jakarta yang Sudah Ditutup, 2 di Antaranya Disulap Jadi Bangunan Bermanfaat
Berita Terkini
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
1 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
2 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
4 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
4 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
5 jam yang lalu
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
14 jam yang lalu
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved