Jamaah umrah suspect MERS masih dirawat di Arab Saudi

Selasa, 13 Mei 2014 - 21:56 WIB
Jamaah umrah suspect...
Jamaah umrah suspect MERS masih dirawat di Arab Saudi
A A A
Sindonews.com - Manajemen PT Shaheen, perusahaan travel yang memberangkatkan umrah Jumallang Kaneng Lejja (84) mengklaim tidak lepas tanggung jawab atas kondisi yang dialami warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, itu.

Bahkan, pihak travel terus memantau kondisi jamaah umrah yang diduga terserang virus Middleeast Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-Cov) itu. Saat ini, Jumallang masih dirawat di RS King Fahd Jeddah, Arab Saudi. Kondisinya terus membaik dan diharapkan pekan ini sudah bisa dipulangkan ke Tanah Air.

Pengelola PT Shaheen Ahmad Abdullah mengatakan, pihaknya terus mendampingi Jumallang. Meski kondisi pasien terus membaik, namun dia belum menentukan jadwal kepulangan Jumallang.

“Mudah-mudahan bisa pulang pekan ini. Cuma sampai hari ini pihak rumah sakit belum mengizinkan,” kata Ahmad, di kantornya, Jalan Abdullah Dg Sirua, Makassar, Selasa (13/5/2014).

Sesuai jadwal perjalanan umrah, Jumallang harus pulang ke Tanah Air pertengahan April 2014. Namun saat di Jeddah, Jumallang mendadak sakit, dia dinyatakan suspect virus MERS. “Ibadah umrahnya sudah selesai, cuma pas mau pulang dia dinyatakan terserang virus MERS,” jelasnya.

Selama ini, Ahmad mengaku selalu memberitahu calon jamaah haji dan umroh untuk rutin memeriksakan kondisi kesehatan. Juga diminta melakukan vaksinasi sebelum berangkat, serta menyediakan obat-obatan dan vitamin.

Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan Gazali Suyuti mengungkapkan, pihaknya tidak mempersiapkan penjemputan khusus untuk Jumallang. Menurutnya, prosedur pemulangan jemaah tetap sama, meski masalah ini akan dibahas lebih lanjut dengan dinas kesehatan.

Terkait informasi kalau pasien ini tidak melakukan vaksinasi, Gazali meragukan hal itu. Soalnya, selama ini diterapkan aturan agar semua calon jamaah disuntik atau vaksin sebelum berangkat. “Tapi kan secara teknis pengawasannya oleh pihak kesehatan,” jelasnya.

Meski sudah ada jamaah umroh asal Sulsel yang diduga terserang MERS, pihak Kemenag Sulsel belum mengeluarkan travel warning, karena mengklaim semua masih berjalan normal.
(san)
Berita Terkait
Ada Sembilan Kasus Terkonfirmasi...
Ada Sembilan Kasus Terkonfirmasi Virus Mers-COV di Tanah Suci
Waspada Virus MERS,...
Waspada Virus MERS, Jemaah Haji Diminta Jaga Jarak dari Unta dan Terapkan Prokes
Jemaah Haji Indonesia...
Jemaah Haji Indonesia Harus Waspadai Penularan MERS-COV
Jangan Pegang Unta!...
Jangan Pegang Unta! Inilah 3 Cara Pencegahan Penularan MERS-CoV untuk Jemaah Haji
WHO Umumkan Temukan...
WHO Umumkan Temukan 3 Kasus Mers-Cov di Arab Saudi
Kemenkes Imbau Jemaah...
Kemenkes Imbau Jemaah Haji Terapkan PHBS agar Terhindar dari MERS-CoV
Berita Terkini
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
1 jam yang lalu
Perindo Apresiasi Inisiatif...
Perindo Apresiasi Inisiatif Danantara Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Denpasar Raya
2 jam yang lalu
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
4 jam yang lalu
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
4 jam yang lalu
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
5 jam yang lalu
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
8 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved