Jamaah Tajul Muslimin geruduk Polda Jatim

Selasa, 13 Mei 2014 - 15:13 WIB
Jamaah Tajul Muslimin...
Jamaah Tajul Muslimin geruduk Polda Jatim
A A A
Sindonews.com - Puluhan orang bersorban mendatangi Mapolda Jatim, di Jalan Ahmad Yani, Surabaya. Massa yang tergabung dalam Jamiah Tajul Muslimin, Jawa Timur, ini menuntut aparat kepolisian untuk menindak tegas permainan mafia tanah di Kawasan tambak sawah, Sidoarjo.

Dalam aksinya, massa mengendarai lima mobil minibus dan langsung masuk ke halaman Polda Jatim. Massa sempat bersitegang dengan aparat penjaga, namun akhirnya diizinkan masuk.

Di depan Gedung Mahameru Polda Jatim, massa berorasi, dan menggelar istighosah. Sementara, perwakilan dari pendemo diterima untuk bermediasi di ruangan Ditreskrimum Polda Jatim. Aksi ini mendapatkan penjagaan ketat ratusan pasukan anti huru hara Satbrimob Polda Jatim.

Koordinator Aksi Mala Khumaidi menuntut, pihak kepolisian mengungkap kasus tanah seluas tujuh hektare di kawasan Tambak Sawah, Sidoarjo. Dia menduga, kasus tersebut banyak melibatkan aparat-aparat penegak hukum.

"Kami meminta hukum ditegakkan dengan sebenar-benarnya. Kasus tanah ini melibatkab mafia tanah," kata Mala, di halaman Mapolda Jatim, Selasa (13/5/2014).

Dia menjelaskan, tanah tersebut seharusnya dimiliki oleh M Sai yang dikuatkan dengan penetapan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sidoarjo tahun 2010. Namun, setelah dimintakan verifikasi ke Kanwil, BPN Jatim malah ditolak.

Celakanya, malah keluar tujuh sertifikat atas nama pengusaha pengembang Hendry J Gunawan. Dia menduga, ada permainan mafia yang ingin menguasai tanah tersebut. "Alhamdulilah kami mendapatkan jaminan dari pihak kepolisian untuk menyeleseikan kasus ini," katanya.

Selanjutnya, massa bersorban ini akan melakukan demo di BPN Kabupaten Sidoarjo. Saat membubarkan diri, kontan ratusan pasukan huru hara ini melantunkan asmaul husna. Melihat polisi yang melantunkan itu, puluhan massa bersorban ini bubar menuju BPN Kabupaten Sidoarjo. Lantunan asmaul husna inipun terus mengiringi bubarnya pendemo itu.
(san)
Berita Terkait
Mencekam! Bentrokan...
Mencekam! Bentrokan Pecah di Konawe, Warga Protes Debu Batu Bara Dibalas Tembakan Gas Air Mata
Kantor Bawaslu Bengkulu...
Kantor Bawaslu Bengkulu Selatan Kembali Didemo, Massa Bawa Keranda Mayat
Terancam, Tenaga Medis...
Terancam, Tenaga Medis dan Warga Pendatang Mengungsi Tinggalkan Kobakma Papua
Camat Parung Panjang...
Camat Parung Panjang Ngumpet di Kantor, Massa Demo dan Aparat Saling Dorong
Warga Ramai-ramai Kepung...
Warga Ramai-ramai Kepung Kantor Camat Parung Panjang, Sindir Pungli: Ada Uang Seratus, Jalan Lu Mulus
Diluruk Puluhan Warganya,...
Diluruk Puluhan Warganya, Kades di Gresik Ini Pilih Kabur
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
40 menit yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
1 jam yang lalu
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
2 jam yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
2 jam yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
2 jam yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
2 jam yang lalu
Infografis
Polda Metro Akan Tambah...
Polda Metro Akan Tambah 70 Titik Kamera ETLE di Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved