Suspect MERS jalani pemeriksaan di RSUP Adam Malik Medan

Rabu, 07 Mei 2014 - 02:05 WIB
Suspect MERS jalani...
Suspect MERS jalani pemeriksaan di RSUP Adam Malik Medan
A A A
Sindonews.com - Kepala Departemen Paru Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik Medan, Prof Luhur Soeroso belum bisa memastikan apakah dua jemaah umrah salah seorang di antaranya telah meninggal positif suspect MERC COV atau tidak.

Menurut Luhur, dua pasien yang dirujuk Minggu (4/5) lalu itu tidak dilakukan pemeriksaan swab (dahak). Pihak keluarga tidak mengizinkan dilakukan pemeriksaan swab.

“Dari gejala klinik yang kita lihat, pasien demam tinggi, sesak sehingga dinyatakan keadaan pasien sudah berat menuju tingkatan ARDS (Acquired Respirative Desease Syndrome). Yaitu gawat paru akibat adanya pneumonia yang luas sekali. Sempat kami foto ternyata ada bilateral pneumonia,” terangnya, Selasa (6/5/2014).

Namun demikian pihaknya belum bisa memastikan apakah pasien tersebut benar terkena virus MERS.

Luhur menjelaskan, inkubasi virus MERS terjadi 14 hari setelah terinfeksi. “Ini berarti, gejala dari MERS ini akan muncul setelah selesai perjalanan umroh, atau setelah tiba di tanah air,” terangnya.

Gejala MERS CoV ini, sama seperti flu burung (H5N1). Rata-rata penderita akan mengalami gejala paru bilateral pneumonia. Tetapi SARS atau flu burung ini, sangat mematikan. Sedangkan, MERS CoV masih bisa diatasi, walaupun berdasarkan kasus yang terjadi, 30 persen penderita meninggal dunia.

Perbedaan lainnya, banyak kasus flu burung, penularannya dari unggas ke manusia, sedangkan MERS CoV, selain dari unta, juga sudah pada tahap manusia ke manusia.

Sehingga apabila benar pasien tersebut terkena MERS maka dalam waktu dekat bisa dimungkinkan akan muncul pasien lainnya mengingat bayak sekali warga Sumut yang pulang dari umrah.

“Ini kasus yang pertama dijumpai, tidak tertutup kemungkinan bakal banyak suspect lainnya. Terlebih pada musim haji nanti. Untuk itu, pemerintah harus aware agar virus ini tidak merebak di Indonesia,” harap Luhur.

Saat ini, RSUP H Adam Malik Medan sedang merawat seorang suspect MERS dari Lubuk Pakam. Pasien dengan inisial SYN (53( ini dirujuk RSUP H Adam Malik dengan gejala yang sama dengan MERS dan baru pulang umrah.

“Pemeriksaan swab sudah kita lakukan, tinggal menunggu hasil lab. Mudah-mudahan bukan MERS Cov. Karena pemeriksaan trombosit dan leukositnya normal,” terang Luhur.
(lns)
Berita Terkait
Ada Sembilan Kasus Terkonfirmasi...
Ada Sembilan Kasus Terkonfirmasi Virus Mers-COV di Tanah Suci
Waspada Virus MERS,...
Waspada Virus MERS, Jemaah Haji Diminta Jaga Jarak dari Unta dan Terapkan Prokes
Jemaah Haji Indonesia...
Jemaah Haji Indonesia Harus Waspadai Penularan MERS-COV
Jangan Pegang Unta!...
Jangan Pegang Unta! Inilah 3 Cara Pencegahan Penularan MERS-CoV untuk Jemaah Haji
WHO Umumkan Temukan...
WHO Umumkan Temukan 3 Kasus Mers-Cov di Arab Saudi
Kemenkes Imbau Jemaah...
Kemenkes Imbau Jemaah Haji Terapkan PHBS agar Terhindar dari MERS-CoV
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
7 menit yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
25 menit yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
33 menit yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
44 menit yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
1 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved