Gubernur Jateng diminta selesaikan konflik tanah bandara

Jum'at, 02 Mei 2014 - 15:44 WIB
Gubernur Jateng diminta...
Gubernur Jateng diminta selesaikan konflik tanah bandara
A A A
Sindonews.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo diminta segera mengeluarkan fatwa atau keputusan lain untuk mengakhiri polemik status tanah yang bakal dipergunakan membangun perluasan Bandar Internasional Ahmad Yani Semarang.

Di lokasi seluas 200 hektare yang bakal disulap jadi bandara tersebut, selama ini dijadikan tambak ikan oleh 200 kepala keluarga, yang nota bene rata-rata petani tambak.

"Karena itu saya minta Gubernur Jateng untuk mengeluarkan fatwah terkait status tanah tersebut," kata Kuasa Hukum Para Petani Tambak Novel Al Bakrie, di Perumahan Marbabu Sematang, Jumat (2/5/2014).

Pengurus PSSI Semarang ini mengungkapkan, akan terus memperjuangkan nasib para petani tambak yang kini terancam akan kehilangan mata pencaharian, dengan adanya rencana pemerintah untuk memperluas bandara Ahmad Yani Semarang, yang dibangun di atas lahan yang diklaim milik warga puluhan tahun silam.

Hingga kini, masih menjadi polemik, lantaran antara petani tambak dan pihak TNI saling klaim. Buntutnya, Menteri BUMN Dahlan Iskan belum memberikan sinyal kapan dimulainya pembangunan tersebut.

Novel mengatakan, selama belum ada penyelesaian, maka nasib pembangunan bandara akan menggantung. "Kita tetap mendukung upaya pembangun ini, namun pemerintah Jateng harus memberikan solusi terbaik agar petambak tidak dikorbankan," terangnya.

Menurut dia, Gubernur Jateng telah merekomendasikan para pihak dengan mengutus Kepala Bagian Hukum Pemprov Jateng, untuk mencari jalan terbaik. Namun mengalami kebuntuan, karena pihak TNI tidak hadir.

"Seharusnya pihak TNI hadir untuk kita mencari jalan terbaik. Sebab di satu sisi, para petambak mengklaim tanah itu wariskan leluhurnya sejak sejak 1906 silam. Di sisi lain pada tahun 2005 pihak TNI merasa sebagai pemilik," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Pembangunan Capai 60...
Pembangunan Capai 60 Persen, Bandara Singkawang Ditargetkan Beroperasi di Awal 2024
Presiden Jokowi Resmikan...
Presiden Jokowi Resmikan Bandara Toraja Senilai Rp800 M
Pembangunan Bandara...
Pembangunan Bandara Baru Kediri Resmi Dimulai
Pembangunan Bandara...
Pembangunan Bandara Kediri Gunakan Skema KPBU
Cari Tahu Kelanjutan...
Cari Tahu Kelanjutan Pembangunan Bandara di Sebuai, Anggota Dewan Sambangi Bappedalitbang Kalteng
Proyek Bandara VVIP...
Proyek Bandara VVIP IKN Siap Dilelang Dini, Cek Jadwalnya
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
24 menit yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
5 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
5 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
5 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
5 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
6 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved