Impor sabu, WN China dan Taiwan ditangkap

Selasa, 29 April 2014 - 19:33 WIB
Impor sabu, WN China...
Impor sabu, WN China dan Taiwan ditangkap
A A A
Sindonews.com - Polda Metro Jaya gagalkan peredaran sabu senilai Rp28 miliar. Sabu tersebut diselundupkan dari China melalui cargo bandara Soekarno-Hatta.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dwi Priyatno mengatakan, barang haram yang berhasil disita dari komplotan ini sebanyak 14 kilogram sabu.

Hasilnya, dua pelaku ditangkap yaitu YT warga negara China dan TPJ warga negara Taiwan. Keduanya ditangkap pada Senin 28 April 2014 kemarin di Apartemen Laguna, Pluit Raya, Penjaringan, Jakarta Utara.

"Keduanya ditangkap karena membawa dua paket kecil sabu, setelah ditelusuri ternyata keduanya penyelundup jaringan internasional. Di apartemennya polisi mendapati paket sabu ukuran besar," katanya di Mapolda Metro jaya, Selasa (29/4/2014).

Kemudian, dari hasil pemeriksaan ditemukan kalau mereka berdua tinggal di sebuah apartemen dikawasan Pluit, Jakarta Utara.

Petugas kemudian langsung melakukan penggeledahan, saat itulah pihaknya menemukan delapan tabung spare part alat berat import.

"Petugas curiga, kemudian langsung dibuka dan ditemukan 14 bungkus plastik sabu seberat satu kilogram ditiap tabungnya," jelasnya.

Selain mengungkap jaringan internasional, petugas juga berhasil menangkap seorang WNI yang mengedarkan sabu dalam partai besar. Pelaku diketahui berinisial HN, ditangkap di kosannya di Jalan Keutamaan, Taman Sari, Jakarta Barat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, pelaku ditangkap berkat penyamaran petugas yang berpura-pura mau membeli barang haram tersebut.

"Dari tangan HN disita kantong klip dalam kardus susu Milo berisi sabu 2 kg senilai Rp4 miliar," katanya.

Lalu dikembangkan, pengakuan HN, barang itu didapat dari AT di perum Maharaja, Sawangan, Depok,

Para pelaku dijerat Pasal 113 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) subsider Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara maksimal mati.
(ysw)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
1 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
1 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
1 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
2 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
4 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
5 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved