Guru SD bawa kabur investasi seragam batik

Sabtu, 26 April 2014 - 03:22 WIB
Guru SD bawa kabur investasi...
Guru SD bawa kabur investasi seragam batik
A A A
Sindonews.com - Seorang oknum guru Sekolah Dasar (SD) di Kota Semarang berinisial RKS, diduga menjadi dalang kasus investasi bodong pengadaan seragam batik tahun 2009. Dengan CV miliknya, dia mengelabuhi nasabahnya hingga Rp79 miliar.

Kasus ini terungkap saat puluhan ibu-ibu melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Mereka mengaku menjadi korban penipuan investasi seragam batik yang dijalankan oleh RKS.

"Investasi itu berjalan sejak 2009. Setiap awal tahun, pelaku berjanji memberikan bunga investasi kepada masing-masing korban dengan bunga sekira 7-9 persen kepada investor. Akan tetapi sejak akhir 2013, bunga yang dijanjikan tidak diberikan," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Bunyamin, Jumat (21/4/2014).

Ditambahkan dia, untuk menyakinkan para nasabahnya, pelaku juga mencatut nama Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang. Aksi main catut itu, dilakukan dalam bentuk tandatangan SPK dari Dinas Pendidikan Kota Semarang, sebagai pemenang tender pengadaan barang, batik seragam SD hingga SMA.

"Selama ini Dinas Pendidikan Kota Semarang tidak pernah mengadakan lelang pengadaan barang dan jasa berupa seragam batik di sekolah. Memang ada kewajiban memakai seragam batik, tetapi hal itu dibebaskan kepada masing-masing sekolah," jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Wika Hardianto mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. Beberapa saksi juga sudah dipanggil untuk mengumpulkan alat bukti. “Kami masih dalami," terangnya.

Hingga kini, RKS telah menghilang. Hal itu diketahui saat polisi akan melakukan pemeriksaan kepadanya. “Sampai saat ini masih buron, kami belum mengetahui di mana keberadaannya. Beri waku kami untuk menyelesaikan kasus ini,” pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Kasus Penipuan WO Ayu...
Kasus Penipuan WO Ayu Puspita: 207 Korban, Kerugian Capai Rp11,5 Miliar
Waspadalah, Ini Jenis-jenis...
Waspadalah, Ini Jenis-jenis Penipuan di Online Shop yang Sering Terjadi
Kisahnya Dijadikan Film,...
Kisahnya Dijadikan Film, Berikut 10 Tukang Tipu Paling Terkenal
Demi Cuan, Waspadai...
Demi Cuan, Waspadai Modus-modus Pengemis Gadungan Ini
5 Mobil Mewah dan Rp52,5...
5 Mobil Mewah dan Rp52,5 Miliar Disita dalam Kasus Penipuan Robot Trading NET89, Bareskrim Polri Ungkap Aset Terka
Polrestabes Surabaya...
Polrestabes Surabaya Ungkap Penipuan Investasi Smartkost
Berita Terkini
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi hingga 3 Hari
1 jam yang lalu
Cerita Pramono Kena...
Cerita Pramono Kena Tegur Istrinya Gegara Aturan Pilah Sampah, Disuruh Cuci Wadah Plastik Sambal
1 jam yang lalu
Bea Cukai Pantoloan...
Bea Cukai Pantoloan Gagalkan Peredaran 224 Ribu Batang Rokok Ilegal di Palu
2 jam yang lalu
Muncul Siklon Tropis...
Muncul Siklon Tropis Maysak, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan
2 jam yang lalu
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
2 jam yang lalu
Rakernas XVIII APEKSI...
Rakernas XVIII APEKSI Hasilkan 10 Rekomendasi untuk Perkuat Pembangunan Perkotaan
3 jam yang lalu
Infografis
Berapa Gaji Guru PPPK...
Berapa Gaji Guru PPPK dan PNS 2025? Ini Rinciannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved