Ini curhatan penyedia jasa seks di twitter

Jum'at, 25 April 2014 - 09:34 WIB
Ini curhatan penyedia...
Ini curhatan penyedia jasa seks di twitter
A A A
Sindonews.com – Pasca ramai diberitakan di berbagai media massa, sejumlah akun penyedia jasa seks melalui media social twitter sudah non aktif.

Dari penelusuran, ada sebuah akun milik Audrey yang bernama @fuckaudreey yang berkicau soal kasus jasa seks yang kini sudah mulai menjadi buah bibir.

“Diangkat di berita penjajaan jasa prostitusi di twitter dan polisi mau "menyelidiki lebih lanjut". Apanya yang perlu diselidiki? Client butuh seks, kami sediakan. Ga perlu pake germo. Instan. Ga pake ribet,” tulis akun tersebut.

Dalam Kultwit-nya, Audrey menilai jika profesi sepertinya tidak dilarang. Bahkan menurutnya, tidak ada pasal yang melarang mengenai prostitusi.

“Trus yang "penegak hukum" mau itu apa? Cowok nyari cewek di bar? Atau macarin cewek beliin barang" mahal in exchange for sex?,” bebernya.

Audrey menganggap jika pelaku prostitusi sangan dibutuhkan terutama bagi para pria. “Emang moral orang Indonesia aja yang udah bobrok. Naif. Kami di sini cuma menyediakan jasa. Toh kalo emg masyarakat ngerasa prostitusi di twitter ga sesuai moral org Indonesia, ga bakal ada bisyar yg followersnya sampe ratusan ribu,” jelasnya.

Dalam tulisannya itu pun Audrey menyoroti soal penyedia jasa prostitusi yang sudah mulai diselidiki oleh pihak kepolisian. Dia menilai, tak sepatutnya penegak hukum melakukan penyelidikan terhadap penyedia jasa sepertinya.

“Kalo polisi udah "menyelidiki" tt ini, trus mereka mau ngapain coba? Mau lacak ip adress bisyar trus ditangkep-tangkepin? Atas dasar hukum apa? Pasal yang mana? Kami ga menyalahi hukum kok. Daripada kalian buang-buang waktu mantengin akun bisyar, mending gunain waktu kalian buat nangkepin bandar narkoba dan koruptor,” terangnya.

Diakhir-akhir kultwit-nya, Audrey berharap ada penyedia jasa lainnya yang berani berbicara untuk memberi ‘pembenaran’ terhadap prostitus melalui twitter.

“Harus ada orang yang stand up tentang masalah ini. Bisyar" yang lain pada ketakutan disorot berita. Pada protect dan deactivate account. Jujur, audrey juga takut. Tapi kalo bukan audrey, siapa lagi yang bakal nunjukin apa yang salah dengan fenomena ini?,” katanya.

Pada penutupnya, Audrey juga mengaku saat ini masih takut untuk membuka jasa seksnya ke public. Dan untuk sementara akun miliknya dinonaktifkan.

“Sehubungan dengan keamanan audrey, audrey closed bo sampe waktu yang tidak ditentukan. Terima kasih atas waktu anda,” tutupnya.
(lns)
Berita Terkait
Masih Bertahan, Penghuni...
Masih Bertahan, Penghuni Bangunan Gang Royal Rawa Bebek Resah dan Pasrah
9 Tempat Prostitusi...
9 Tempat Prostitusi Legendaris di Indonesia, Nomor 4 Terbesar di Asia Tenggara
Lokalisasi Gang Royal...
Lokalisasi Gang Royal Rawa Bebek telah Dibongkar, Ini Harapan Warga ke Pemprov DKI
Prostitusi Online-Lokalisasi...
Prostitusi Online-Lokalisasi Berkedok Karaoke Marak di Ketapang, Warga Resah
ABG Cantik asal Serang...
ABG Cantik asal Serang Dijual ke Pengelola Lokalisasi di Jakarta
3 Tempat Prostitusi...
3 Tempat Prostitusi di Jakarta yang Sudah Ditutup, 2 di Antaranya Disulap Jadi Bangunan Bermanfaat
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
4 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
4 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
4 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
5 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
6 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
8 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved