Belum lunas, korban lumpur tolak pembangunan tanggul

Senin, 21 April 2014 - 21:46 WIB
Belum lunas, korban...
Belum lunas, korban lumpur tolak pembangunan tanggul
A A A
Sindonews.com - Untuk kesekian kalinya korban lumpur menolak proyek pembuatan tanggul lumpur yang dilakukan Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS). Pasalnya, lahan yang akan di bangun tanggul, pembayaran ganti ruginya belum dilunasi oleh Lapindo Brantas Inc.

Warga yang menolak penanggulan itu, merupakan sejumlah korban lumpur asal Desa Kedungbendo, Kecamatan Tanggulangin. Sejak terjadinya semburan lumpur sampai sekarang mereka belum menerima pelunasan untuk aset mereka yang sudah terendam lumpur.

Padahal, pembangunan tanggul itu sangat diperlukan untuk mengakomodir lumpur dari pusat semburan agar tidak meluber ke areal di luar area peta terdampak. "Kami menolak penanggulan karena lahan kami belum dilunasi," ujar H Fattah, salah satu korban lumpur, Senin (21/4/2014).

Karena ditolak warga, lagi-lagi BPLS tidak berani meneruskan pembangunan tanggul yang rencananya akan membentang dari barat ke timur tersebut. Pembuatan tanggul itu diperlukan agar lumpur dari pusat semburan tidak sampai meluber ke sisi utara tanggul lumpur.

BPLS merencanakan penanggulan di kawasan lumpur titik 73 A. Tahapan proyek ini sudah dimulai sejak Maret lalu. Sejumlah tahapan proyek sudah berlangsung, mulai proses pematokan lahan, hingga evaluasi terhadap pengukuran oleh konsultan pelaksana proyek.

Saat ini, proyek tersebut tinggal memasuki tahap konstruksi. Proyek tanggul sepanjang 1,7 km itu bakal berakhir di titik 67 di Desa Gempolsari, Kecamatan Tanggulangin.

”Sebenarnya proyek ini sudah menjadi kesepakatan bersama antara BPLS, warga yang juga disetujui Forpimda (Forum pimpindan daerah). Namun, karena ditolak oleh warga tentu akan kita kaji lagi apakah akan diteruskan atau dihentikan sementara," ujar Humas BPLS Dwinanto Hesti Prasetyo.

Untuk itulah, BPLS akan berkoordinasi dengan Forpimda terkait penolakan penanggulan oleh warga korban lumpur ini. Apalagi, sampai saat ini pembayaran ganti rugi aset warga yang menolak penanggulan itu memang belum dilunasi oleh Lapindo.
(lns)
Berita Terkait
Semburan Lumpur Mirip...
Semburan Lumpur Mirip Lapindo Gemparkan Warga Demak
Pantang Menyerah, Sri...
Pantang Menyerah, Sri Mulyani Terus Tagih Utang Lapindo
15 Tahun Lumpur Lapindo,...
15 Tahun Lumpur Lapindo, 234 Berkas Ganti Rugi Senilai Rp100 Miliar Tak Kunjung Tuntas
Semburan Lumpur Mirip...
Semburan Lumpur Mirip Lapindo di Perbatasan NTT-Timor Leste Viral di Medsos, Warga Panik
Utang Lapindo Terus...
Utang Lapindo Terus Menggunung, Pemerintah Didesak untuk Menagihnya
Pantang Menyerah, Kemenkeu...
Pantang Menyerah, Kemenkeu Kejar Terus Utang Lapindo
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
8 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
8 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
9 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
14 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
15 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
17 jam yang lalu
Infografis
Trump Bela Putin, Tepis...
Trump Bela Putin, Tepis Klaim Rusia Tolak Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved