Jalur ke Garut Selatan terancam putus

Rabu, 16 April 2014 - 12:28 WIB
Jalur ke Garut Selatan...
Jalur ke Garut Selatan terancam putus
A A A
Sindonews.com – Jalur penghubung ke kawasan selatan Kabupaten Garut terancam terputus di sejumlah titik. Ancaman putusnya akses jalan disebabkan oleh terjadinya tanah ambles dan longsor.

Berbagai bencana ini merupakan akibat dari hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Garut bagian selatan dalam kurun waktu tiga hari terakhir. Beberapa titik jalan yang terancam putus berada di Jalur Garut-Bungbulang.

Salah satu ancaman pada jalur penghubung yang berstatus sebagai jalan provinsi ini adalah tertutupnya jalan oleh material longsoran tebing. Sebagai contoh, tertutupnya jalan oleh longsor terjadi di Kampung Halimun, Desa Jatiwangi, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut.

“Badan jalan sepanjang 10 meter di sini tertutup material longsor tebing pada pukul 17.00 WIB kemarin. Mengetahui adanya longsor, kami datang kemari untuk menyingkirkan dan membersihkan tanah dari badan jalan,” kata Asep Abidin, seorang petugas Dinas Binamarga, Rabu (16/4/2014).

Upaya pembersihan jalan sendiri dilakukan secara manual dengan cangkul dan sekop. Selain itu, pemerintah dari dinas terkait juga melibatkan satu unit truk pengangkut (loader).

“Pembersihan jalan sudah kami lakukan sejak pagi hari. Aktivitas pemulihan jalan ini hanya akan berlangsung beberapa jam. Jalan yang tertutup harus segera dibuka dan dibersihkan karena ini merupakan akses vital menuju Garut selatan di bagian barat, yaitu Kecamatan Bungbulang,” ujarnya.

Ancaman lain yang dapat sewaktu-waktu memutuskan akses jalan adalah adanya bahu jalan yang ambles. Rata-rata, kasus bahu jalan ambles ini berlaku pada jalan yang berada di atas tebing.

Sebagai antisipasi sementara, masyarakat sekitar menutupi atau menandai bahu jalan yang ambles ini dengan pagar bambu. Selain kendaraan pribadi, jalur ini juga sering dilintasi oleh angkutan umum.

Salah satu angkutan yang setiap hari melintasi jalur ini adalah elf Jurusan Bandung Leuwipanjang-Bungbulang. Dari informasi yang dihimpun, angkutan ini mengoperasikan tujuh unit armada dalam satu harinya.
(lns)
Berita Terkait
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Tiga Orang Dikabarkan...
Tiga Orang Dikabarkan Hilang Terseret Banjir Bandang Sukabumi
Bencana Banjir Bandang...
Bencana Banjir Bandang di Spanyol Menewaskan 95 Orang
Sejumlah Rumah Warga...
Sejumlah Rumah Warga di Tapian Dolok Terendam Banjir
Banjir Bandang Rendam...
Banjir Bandang Rendam Ratusan Rumah pada Empat Kecamatan di Luwu
Banjir Bandang di Brasil...
Banjir Bandang di Brasil Tewaskan 39 Orang
Berita Terkini
Geledah Ruko di Cipete...
Geledah Ruko di Cipete Selatan, Polda Metro Jaya Sita Dokumen dan Komputer
36 menit yang lalu
Kortastipidkor Polri...
Kortastipidkor Polri Datangi Ruko di Jalan Asem Cipete, Penggeledahan Lagi?
7 jam yang lalu
Kukuhkan Guru dan Karyawan...
Kukuhkan Guru dan Karyawan TK Ketilang, Rektor UIN: Seluruh Tenaga Pendidik Kini Punya Status Jelas
9 jam yang lalu
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
11 jam yang lalu
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
13 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
14 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved