Muncul & hilang, ular sanca 'sakti' gegerkan RS Sanglah
Selasa, 08 April 2014 - 15:25 WIB
Muncul & hilang, ular sanca 'sakti' gegerkan RS Sanglah
A
A
A
Sindonews.com - Pasien dan pengunjung Rumah Sakit (RS) Sanglah Denpasar, Bali, dibuat geger dengan aksi ular sanca yang masuk tiba-tiba. Gegernya lagi, ular sepanjang tiga meter yang sempat ditangkap itu hilang secara misterius. Akibatnya, kini pasien dan pengunjung rumah sakit dibuat ketakutan.
"Ular itu disimpan di dalam troli dari besi, kini hilang," ujar seorang petugas keamanan RSUP Sanglah, Ngurah Putrawan, Selasa (8/4/2014).
Dia menuturkan, ular sanca itu sempat berkeliaran sebelum akhirnya ditangkap di lobi Wings Amerta RS Sanglah. Oleh petugas, ular itu lalu disimpan di salah satu troli besi yang berisikan kawat dan di atasnya ditutupi papan triplek.
Dari pemeriksaan, kondisi troli tempat ular itu dikurung masih dalam keadaan rapi, tidak ada kerusakan. Rantai yang mengikat triplek di atasnya juga masih dalam keadaan utuh. Ruangan tempat ular sanca itu disimpan juga steril karena semua jendela dan pintu tertutup rapat.
Dikatakan Putrawan, kasus hilangnya ular sanca ini sudah dilaporkan ke atasan dan telah dilakukan pencarian.
“Saya sudah melaporkan ke atasan saya. Saya dan beberapa rekan saya ikut mencari, namun hingga kini belum dapat ditemukan,” ujar Putrawan.
Beberapa petugas keamanan RSUP Sanglah yang ikut mencarinya juga mengaku tidak habis pikir dengan hilangnya ular tersebut. “Jangan-jangan ular ini ular sakti,” celetuk salah seorang sekuriti lainnya.
"Ular itu disimpan di dalam troli dari besi, kini hilang," ujar seorang petugas keamanan RSUP Sanglah, Ngurah Putrawan, Selasa (8/4/2014).
Dia menuturkan, ular sanca itu sempat berkeliaran sebelum akhirnya ditangkap di lobi Wings Amerta RS Sanglah. Oleh petugas, ular itu lalu disimpan di salah satu troli besi yang berisikan kawat dan di atasnya ditutupi papan triplek.
Dari pemeriksaan, kondisi troli tempat ular itu dikurung masih dalam keadaan rapi, tidak ada kerusakan. Rantai yang mengikat triplek di atasnya juga masih dalam keadaan utuh. Ruangan tempat ular sanca itu disimpan juga steril karena semua jendela dan pintu tertutup rapat.
Dikatakan Putrawan, kasus hilangnya ular sanca ini sudah dilaporkan ke atasan dan telah dilakukan pencarian.
“Saya sudah melaporkan ke atasan saya. Saya dan beberapa rekan saya ikut mencari, namun hingga kini belum dapat ditemukan,” ujar Putrawan.
Beberapa petugas keamanan RSUP Sanglah yang ikut mencarinya juga mengaku tidak habis pikir dengan hilangnya ular tersebut. “Jangan-jangan ular ini ular sakti,” celetuk salah seorang sekuriti lainnya.
(rsa)