Gagal terpilih, caleg siap-siap stres

Senin, 07 April 2014 - 01:28 WIB
Gagal terpilih, caleg...
Gagal terpilih, caleg siap-siap stres
A A A
Sindonews.com - Calon anggota legislatif (caleg) di Depok tak perlu khawatir dengan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) yang belum ada di kota itu. Karena, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok akan menyiapkan konsultasi jiwa bagi caleg yang gagal menuju kursi parlemen dan mengalami stres.

"Kita siap menerima konsultasi kejiwaan bagi caleg yang gagal. Cuma, kalau RSUD menyediakan ruang khusus bagi caleg gagal mengalami gangguan kejiwaan ya silakan tanya ke manajemen," ujar Psikiater RSUD Depok Diana Papayungan, Minggu (6/4/2014) malam.

Menurutnya, caleg sudah menjalani tes. Namun, dari 550 caleg yang menjalani tes kejiwaan terdapat caleg yang memiliki catatan atau kecenderungan khusus.

"Sebenarnya, mereka sudah menjalani tes kepribadian. Apa layak sebagai caleg dengan resiko jabatan, kemampuan menjawab, motivasi dan kekuatan mentalnya dalam jabatannya. Namun, tidak heran bila kalah dalam pertarungan politik akan memiliki dampak dan reaksi," tuturnya.

Diana menambahkan, setiap orang pasti ada reaksi stres takut misalnya orang yang menghadapi bencana alam tiba-tiba. Hal serupa juga terjadi pada caleg yang gagal menjadi anggota dewan. Kemungkinan terjadinya stres pada caleg gagal sangat besar.

"Bahwa ada reaksi penyesuaian, problem, depresi, gangguan atau penyakit jiwa. Tinggal bagaimana kepribadian ego, strengnya dan dukungan support dari lingkungan sekitar," terangnya.

Terjadinya gangguan kejiwaan dikarenakan juga faktor dan gejala lain. Misalnya susah tidur dan sering berdebar-debar. Orang dengan gejala seperti itu harus diintervensi, depresi atau psikotik akut.

"Saya selalu pesan agar tiap caleg menyisakan mental satu persen untuk kekalahannya. Ketimbang 100 persen berharap menang tapi. Kenyataannya malah sebaliknya," kata dia.

Kendati demikia, kata dia, semuanya itu tergantu kepribadian setiap orang masing-masing. Karena, itu tergantung bagaimana seseorang menghadapi persoalan tersebut.

"Tidak semua yang gagal akan kena gangguan jiwa, tapi tergantung personality dan supports system. Pengalaman caleg gagal 2009, biasanya dua minggu enggak terasa apa-apa. Tapi, sebulan baru marah dan bencinya terasa. Kalau masalah itu sudah berjalan enam bulan, maka harus diintervensi," tutupnya.
(mhd)
Berita Terkait
PAN Maros Mulai Membuka...
PAN Maros Mulai Membuka Pendaftaran Calon Legislatif
Gelora Makassar Jaring...
Gelora Makassar Jaring Bakal Calon Legislatif Via Daring
Pendaftaran Bakal Calon...
Pendaftaran Bakal Calon Anggota Legislatif Dibuka KPU Mulai Besok
Pendaftaran Bakal Calon...
Pendaftaran Bakal Calon Anggota Legislatif Dibuka KPU Mulai Besok
Rakor DPW DIY, TGB:...
Rakor DPW DIY, TGB: Perindo Harus Jaring Calon Legislatif Berkualitas
DPW Partai Perindo Sumsel...
DPW Partai Perindo Sumsel Perkuat Barisan, Jaring Calon Anggota Legislatif
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
3 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
3 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
4 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
4 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
4 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
5 jam yang lalu
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved