Waspadai penipuan dengan modus penggalangan dana Satinah

Minggu, 30 Maret 2014 - 19:41 WIB
Waspadai penipuan dengan...
Waspadai penipuan dengan modus penggalangan dana Satinah
A A A
Sindonews.com - Masyarakat diminta mewaspadai aksi penipuan lewat SMS atau broadcast bermodus penggalangan dana seiring mengalirnya dukungan dan empati terhadap nasib Satinah, TKI asal Kabupaten Semarang yang terancam hukuman mati di Arab Saudi.

Pembukaan donasi peduli Satniah hanya dilakukan Pemprov Jateng melalui rekening BRI nomor 0325-01- 001406- 30-2 atas nama Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan Provinsi Jawa Tengah.

“Sebaiknya masyarakat cek dulu rekeningnya, benar apa tidak rekening yang disebutkan itu. Isu dan situasi yang dramatis seperti ini biasanya dimanfaatkan oknum yang tak bertanggungjawab untuk mengeruk keuntungan,” tutur Kapolres Semarang AKBP Augustinus Barlianto Pangaribuan, Minggu (30/3/2014).

Dari pantauan Polres Semarang belum ada aksi penggalangan dana untuk Satinah yang mengarah pada penipuan.

“Dari pengalaman yang ada, biasanya penipuan seperti itu lebih banyak dilakukan melalui pesan berantai. Percayakan ke rekening pemerintah atau salurkan melalui lembaga yang terpercaya,” ujar dia.

Sementara itu empati terhadap kekurangan diyat Satinah terus bergulir. Tidak hanya masyarakat umum, kalangan pelajar setingkat TK juga melakukan pengumpulan dana.

Seperti yang dilakukan siswa dan pengajar di Raudahtul Athfal (RA) Istiqomah, Ungaran, akhir pekan kemarin. Sedikitnya 200 siswa lembaga pendidikan ini menyisihkan uang saku mereka untuk membantu menyelamatkan Satinah

Kegiatan serupa juga dilakukan mantan pembaca berita di RCTI, Joice Triatman pada Sabtu malam 29 Maret 2014.

Mengambil tempat di Alun-alun Mini Ungaran, runner up Miss Indonesia tahun 2005 ini berkeliling mengumpulkan dana untuk Satinah dari warga yang tengah nongkrong di area publik tersebut.

Hasil penggalangan dana langsung diserahkan kepada keluarga Satinah di Dusun Mrunten Wetan, RT 2 RW 3, Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat.

Baca juga :
Gubernur optimistis Satinah lolos dari hukuman pancung
(sms)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
8 menit yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
1 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
2 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
2 jam yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
5 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved