Ibunda Iqbal langsung stres lihat kondisi Iqbal
Minggu, 30 Maret 2014 - 16:07 WIB
Ibunda Iqbal langsung stres lihat kondisi Iqbal
A
A
A
Sindonews - Iis Novianti (30) Ibu dari Iqbal balita yang diculik dan disiksa oleh mantan kekasihnya menderita stress dan depresi setelah bertemu sang buah hati di Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara, Sabtu 29 Maret 2014.
Iis dipertemukan dengan putranya di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU), Iis tak kuasa menahan kesedihannya. Iqbal yang sedang tidur pulas, tiba-tiba terbangun mendengar suara tangisan Iis yang sudah hampir empat bulan tidak ditemuinya.
Menurut keterangan saudara kandung Iis, Ira Mariani, ketika bertemu dengan Iqbal Iis terlihat sangat terpukul. Bukan hanya itu, ketika menghampiri putranya, Iis sempat terjatuh lantaran tak kuasa melihat buah hatinya dialam keadan banyak luka dan dirawat menggunakan infus.
"Dia sempat shock, tapi keluarga semuanya langsung menjelaskannya," ujar Ira ketika dihubungi, Minggu (30/3/2014).
Salah satu dokter RSUD Koja dr Dewi mengatakan, bahwa saat ini Iis mengalami stres berat. Emosionalnya kerap tak terbendung. Kesedihannya membuatnya belum mampu berkomunikasi dengan IQ.
dari rumah sakit itu mengatakan, saat ini Iis sedang dalam penanganan psikiater.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara AKBP Daddy Hartadi mengatakan, salah satu alasan Iis tak mengetahui bahwa anaknya dianiaya oleh mantan kekasihnya lantaran dirinya tak pernah menonton televisi.
"Itu karena dia baru bekerja sebagai PRT selama satu minggu. Oleh karena itu, Iis masih tidak diperbolehkan menonton televisi," katanya.
Bukan hanya itu, kepada penyidi, Iis mengaku bahwa sang majikan juga jarang menonton televisi. Hal itulah yang membuatnya tak pernah tahu pemberitaan sadis yang dialami bocah malang itu.
Sampai saat ini, Iqbal masih dirawat di ruang PICU. Kini korban sudah bisa berlatih makan sendiri, berlatih duduk, dan dirinya tinggal menjalani rehabilitasi. Meski demikian, dua atau tiga hari kedepan baru bisa dipindahkan dari PICU ke ruang perawatan.
Baca juga:
Iis sering lihat kekasihnya pukuli Iqbal
Iis dipertemukan dengan putranya di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU), Iis tak kuasa menahan kesedihannya. Iqbal yang sedang tidur pulas, tiba-tiba terbangun mendengar suara tangisan Iis yang sudah hampir empat bulan tidak ditemuinya.
Menurut keterangan saudara kandung Iis, Ira Mariani, ketika bertemu dengan Iqbal Iis terlihat sangat terpukul. Bukan hanya itu, ketika menghampiri putranya, Iis sempat terjatuh lantaran tak kuasa melihat buah hatinya dialam keadan banyak luka dan dirawat menggunakan infus.
"Dia sempat shock, tapi keluarga semuanya langsung menjelaskannya," ujar Ira ketika dihubungi, Minggu (30/3/2014).
Salah satu dokter RSUD Koja dr Dewi mengatakan, bahwa saat ini Iis mengalami stres berat. Emosionalnya kerap tak terbendung. Kesedihannya membuatnya belum mampu berkomunikasi dengan IQ.
dari rumah sakit itu mengatakan, saat ini Iis sedang dalam penanganan psikiater.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara AKBP Daddy Hartadi mengatakan, salah satu alasan Iis tak mengetahui bahwa anaknya dianiaya oleh mantan kekasihnya lantaran dirinya tak pernah menonton televisi.
"Itu karena dia baru bekerja sebagai PRT selama satu minggu. Oleh karena itu, Iis masih tidak diperbolehkan menonton televisi," katanya.
Bukan hanya itu, kepada penyidi, Iis mengaku bahwa sang majikan juga jarang menonton televisi. Hal itulah yang membuatnya tak pernah tahu pemberitaan sadis yang dialami bocah malang itu.
Sampai saat ini, Iqbal masih dirawat di ruang PICU. Kini korban sudah bisa berlatih makan sendiri, berlatih duduk, dan dirinya tinggal menjalani rehabilitasi. Meski demikian, dua atau tiga hari kedepan baru bisa dipindahkan dari PICU ke ruang perawatan.
Baca juga:
Iis sering lihat kekasihnya pukuli Iqbal
(ysw)