Kualitas udara di Riau sudah membahayakan
Sabtu, 29 Maret 2014 - 13:42 WIB
Kualitas udara di Riau sudah membahayakan
A
A
A
Sindonews.com - Dansatgas Operasi Terpadu Penanggulangan Bencana Asap Riau Syamsul Maarif menyatakan, hari ini hotspot terbanyak berada di wilayah Rokan Hilir dan Dumai.
"Asap berdampak pada kualitas udara di Kandis dan Bangko. Pemantauan kualitas udara dengan menggunakan indeks standar pencemaran udara (ISPU) menunjukkan angka di Kandis 500 dan Bangko 492," ujarnya, kepada wartawan, Sabtu (29/3/2014).
Dijelaskan dia, angka tersebut menunjukkan bahwa kualitas udara di wilayah tersebut sudah sangat membahayakan masyarakat. Bagi warga yang banyak menghabiskan waktu di luar ruangan, diimbau memakai masker.
"Kemenhut melaporkan, pantauan satelit NOAA titik panas atau hotspot sejumlah 121 titik pada hari ini. Hotspot terpantau di beberapa wilayah Riau dan terkonsentrasi di bagian utara dan timur Riau, seperti Rokan Hilir, Dumai, Bengkalis, Siak, Pelalawan, dan Indragiri Hulu," terangnya.
Ditambahkan dia, pemadaman darat menggunakan kekuatan penuh. Terdiri dari personel dari TNI, Polri, Manggala Agni, pemadam kebakaran, dan satuan lain, bahkan dari beberapa perusahaan perkebunan. Lebih dari 2.000 personel, saling bekerjasama untuk memadamkan api dan asap tersebut.
"Operasi hujan buatan berhasil menurunkan hujan di Pekanbaru, Bangkinang, Koto Kampar (Kampar), Pasir Pangarayan (3ohil), Sedinginan (Rohul), Dumai dant Tembilahan (Inhil)," bebernya.
Baca juga:
Satgas Asap berhasil padamkan 52 titik api di Riau
"Asap berdampak pada kualitas udara di Kandis dan Bangko. Pemantauan kualitas udara dengan menggunakan indeks standar pencemaran udara (ISPU) menunjukkan angka di Kandis 500 dan Bangko 492," ujarnya, kepada wartawan, Sabtu (29/3/2014).
Dijelaskan dia, angka tersebut menunjukkan bahwa kualitas udara di wilayah tersebut sudah sangat membahayakan masyarakat. Bagi warga yang banyak menghabiskan waktu di luar ruangan, diimbau memakai masker.
"Kemenhut melaporkan, pantauan satelit NOAA titik panas atau hotspot sejumlah 121 titik pada hari ini. Hotspot terpantau di beberapa wilayah Riau dan terkonsentrasi di bagian utara dan timur Riau, seperti Rokan Hilir, Dumai, Bengkalis, Siak, Pelalawan, dan Indragiri Hulu," terangnya.
Ditambahkan dia, pemadaman darat menggunakan kekuatan penuh. Terdiri dari personel dari TNI, Polri, Manggala Agni, pemadam kebakaran, dan satuan lain, bahkan dari beberapa perusahaan perkebunan. Lebih dari 2.000 personel, saling bekerjasama untuk memadamkan api dan asap tersebut.
"Operasi hujan buatan berhasil menurunkan hujan di Pekanbaru, Bangkinang, Koto Kampar (Kampar), Pasir Pangarayan (3ohil), Sedinginan (Rohul), Dumai dant Tembilahan (Inhil)," bebernya.
Baca juga:
Satgas Asap berhasil padamkan 52 titik api di Riau
(san)