Penculikan di RSHS, DS masukan bayi ke dalam tas
Sabtu, 29 Maret 2014 - 11:19 WIB
Penculikan di RSHS, DS masukan bayi ke dalam tas
A
A
A
Sindonews.com - Dari hasil penyelidikan sementara, polisi berhasil mengidentifikasi modus yang digunakan DS untuk melakukan penculikan terhadap seorang bayi di RSHS, pada 25 Maret 2014.
Kapolda Jabar Irjen Pol Mochamad Iriawan mengungkapkan, saat kejadian DS masuk dengan leluasa ketempat bayi itu berada dengan pakaian ala dokter seperti yang terekam CCTV.
“Setelah masuk, pelaku menyampaikan kepada Ibu Lasmarai, tolong diganti pakaiannya, karena ada bercak darah (pasca melahirkan),” jelasnya kepada wartawan, Sabtu (29/3/2014).
Tanpa rasa curiga, orangtua bayi itu pun menuruti perkataan DS untuk berganti pakaian di kamar mandi yang ada. Dan disaat itulah DS melancarkan aksi penculikan.
Pelaku yang sedari awal telah membawa tas selendang berwarna orange berukuran lebar, sekira 50 cm itu langsung membawa bayi yang telah ditinggalkan ibunya untuk berganti pakaian.
“Pertama DS buka jas dokternya, lalu memasukan bayi kedalam tas. Setelah itu, tas dikepit disalah satu tangan. Dan jasnya itu diselempangkan menutupi tas yang berisi bayi itu,” bebernya.
Setelah berhasil mendapatkan bayi tersebut, DS pun kembali dengan leluasa bisa keluar dari RSHS dan hingga akhirnya kasus ini berhasil diungkap oleh polisi, pada Jumat 28 Maret 2014.
Dalam pengungkapannya itu, DS yang mencoba bunuh diri dilarikan ke IGD RSHS. Sementara dari tempat kosnya, polisi mendapatkan barang bukti berupa jas dokter, kacamata, dan tas yang digunakan DS untuk melakukan penculikan.
Baca juga:
Bayi korban penculikan ditemukan di rumah suster palsu
Kapolda Jabar Irjen Pol Mochamad Iriawan mengungkapkan, saat kejadian DS masuk dengan leluasa ketempat bayi itu berada dengan pakaian ala dokter seperti yang terekam CCTV.
“Setelah masuk, pelaku menyampaikan kepada Ibu Lasmarai, tolong diganti pakaiannya, karena ada bercak darah (pasca melahirkan),” jelasnya kepada wartawan, Sabtu (29/3/2014).
Tanpa rasa curiga, orangtua bayi itu pun menuruti perkataan DS untuk berganti pakaian di kamar mandi yang ada. Dan disaat itulah DS melancarkan aksi penculikan.
Pelaku yang sedari awal telah membawa tas selendang berwarna orange berukuran lebar, sekira 50 cm itu langsung membawa bayi yang telah ditinggalkan ibunya untuk berganti pakaian.
“Pertama DS buka jas dokternya, lalu memasukan bayi kedalam tas. Setelah itu, tas dikepit disalah satu tangan. Dan jasnya itu diselempangkan menutupi tas yang berisi bayi itu,” bebernya.
Setelah berhasil mendapatkan bayi tersebut, DS pun kembali dengan leluasa bisa keluar dari RSHS dan hingga akhirnya kasus ini berhasil diungkap oleh polisi, pada Jumat 28 Maret 2014.
Dalam pengungkapannya itu, DS yang mencoba bunuh diri dilarikan ke IGD RSHS. Sementara dari tempat kosnya, polisi mendapatkan barang bukti berupa jas dokter, kacamata, dan tas yang digunakan DS untuk melakukan penculikan.
Baca juga:
Bayi korban penculikan ditemukan di rumah suster palsu
(san)