Coba bunuh diri, penculik bayi RSHS luka parah
Sabtu, 29 Maret 2014 - 01:25 WIB
Coba bunuh diri, penculik bayi RSHS luka parah
A
A
A
Sindonews.com - Pelaku penculikan bayi yang baru lahir di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung kini mengalami luka yang cukup parah setelah berupaya melakukan percobaan bunuh diri saat akan ditangkap aparat kepolisian.
Penculik yang belakangan diketahui berinisial DS itu mengalami luka parah setelah terjun bebas dari Fly Over Pasupati setinggi 10 meter yang tak jauh dari tempat tinggalnya di Jalan Pasirkaliki, Gang Sukawarna, Kota Bandung.
"Pelaku kini sedang dalam perawatan intensif dari tim dokter karena lukanya di kaki, kepala, leher dan luka dalam setelah loncat dari ketinggian 10 meter," ungkap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul, Jumat 28 Maret 2014 malam.
Selain melakukan upaya penyelematan terhadap DS yang mengalami luka cukup parah, pihaknya juga mengamankan suami dan mertua DS untuk dimintai keterangan.
Sebelumnya, bayi korban penculikan di RSHS Bandung yang hilang usai dilahirkan akhirnya ditemukan. Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Pol Mochamad Iriawan mengungkapkan, anak dari Toni Manurung (26) itu ditemukan dengan selamat di rumah seorang wanita yang menculiknya, di kawasan Pasirkaliki, Kota Bandung.
"Pelakunya sama seperti di CCTV yang teman-teman media lihat pakai kerudung jas seolah dokter. Inisialnya DS," bebernya, di Mapolsekta Sukajadi.
Menurut Kapolda, pelaku berupaya melakukan bunuh diri dengan cara melimpat dari Fly Over Pasupati yang tidak jauh dari rumahnya.
"Tadi saat akan ditangkap pelaku DS ini melakukan percobaan bunuh diri. Pelaku loncat dengan jalan ke arah Pasupati. Saat di sana dia loncat. Lokasinya (loncat) di dekat perempatan Pasirkaliki situ," ungkap Kapolda.
Baca:
Ini kronologi penemuan bayi hilang di RSHS
Saat ditangkap, penculik bayi RSHS coba bunuh diri
Bayi korban penculikan ditemukan di rumah suster palsu
Bayi hilang di RSHS akhirnya ditemukan
Penculik yang belakangan diketahui berinisial DS itu mengalami luka parah setelah terjun bebas dari Fly Over Pasupati setinggi 10 meter yang tak jauh dari tempat tinggalnya di Jalan Pasirkaliki, Gang Sukawarna, Kota Bandung.
"Pelaku kini sedang dalam perawatan intensif dari tim dokter karena lukanya di kaki, kepala, leher dan luka dalam setelah loncat dari ketinggian 10 meter," ungkap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul, Jumat 28 Maret 2014 malam.
Selain melakukan upaya penyelematan terhadap DS yang mengalami luka cukup parah, pihaknya juga mengamankan suami dan mertua DS untuk dimintai keterangan.
Sebelumnya, bayi korban penculikan di RSHS Bandung yang hilang usai dilahirkan akhirnya ditemukan. Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Pol Mochamad Iriawan mengungkapkan, anak dari Toni Manurung (26) itu ditemukan dengan selamat di rumah seorang wanita yang menculiknya, di kawasan Pasirkaliki, Kota Bandung.
"Pelakunya sama seperti di CCTV yang teman-teman media lihat pakai kerudung jas seolah dokter. Inisialnya DS," bebernya, di Mapolsekta Sukajadi.
Menurut Kapolda, pelaku berupaya melakukan bunuh diri dengan cara melimpat dari Fly Over Pasupati yang tidak jauh dari rumahnya.
"Tadi saat akan ditangkap pelaku DS ini melakukan percobaan bunuh diri. Pelaku loncat dengan jalan ke arah Pasupati. Saat di sana dia loncat. Lokasinya (loncat) di dekat perempatan Pasirkaliki situ," ungkap Kapolda.
Baca:
Ini kronologi penemuan bayi hilang di RSHS
Saat ditangkap, penculik bayi RSHS coba bunuh diri
Bayi korban penculikan ditemukan di rumah suster palsu
Bayi hilang di RSHS akhirnya ditemukan
(rsa)