Ini kronologi penemuan bayi hilang di RSHS
Sabtu, 29 Maret 2014 - 01:10 WIB
Ini kronologi penemuan bayi hilang di RSHS
A
A
A
Sindonews.com - Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul, membeberkan kronologi penemuan bayi korban penculikan setelah melahirkan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Martinus menceritakan, titik terang penemuan bayi malang itu muncul Jumat sore setelah ada informasi yang menyebutkan jika seorang ibu di kawasan Pasirkaliki, Kota Bandung, memiliki anak secara tiba-tiba.
Pihak kepolisian pun kemudian mendalami laporan tersebut dengan mencocokkan ciri-ciri ibu yang dicurigai dengan rekaman CCTV dari RSHS. Setelah dipastikan jika ibu tersebut sama seperti yang ada pada CCTV, tiga orang anggota polisi kemudian langsung menuju kosan pelaku penculikan di daerah Jalan Pasirkaliki, Gang Sukawarna, Kota Bandung.
"Berbeda dengan penggerebegan kriminal lainnya atau narkoba, kita dengan sopan dan santun memberi salam dan mengetuk pintu. Akhirnya pelaku DS turun dari lantai dua," kata Martinus, Jumat 28 Maret 2014 malam.
Namun bukannya menghampiri anggota, DS tiba-tiba meminta izin untuk ke warung. "Tapi karena lama tidak muncul, anggota lalu naik ke lantai dua dan menemukan bayi itu. "Dan itu yang pertama kali kita amankan (bayi)," ucapnya.
Tak berselang lama dari penyelematan bayi, anggota mendapat laporan adanya seorang wanita yang melakukan aksi bunuh diri dengan cara loncat dari atas Fly Over Pasupati yang berjarak tak jauh dari tempat kos DS.
"Setelah di cek yang bunuh diri itu adalah DS. Kita langsung bawa ke IGD RSHS," tuturnya.
Baca:
Saat ditangkap, penculik bayi RSHS coba bunuh diri
Bayi korban penculikan ditemukan di rumah suster palsu
Bayi hilang di RSHS akhirnya ditemukan
Martinus menceritakan, titik terang penemuan bayi malang itu muncul Jumat sore setelah ada informasi yang menyebutkan jika seorang ibu di kawasan Pasirkaliki, Kota Bandung, memiliki anak secara tiba-tiba.
Pihak kepolisian pun kemudian mendalami laporan tersebut dengan mencocokkan ciri-ciri ibu yang dicurigai dengan rekaman CCTV dari RSHS. Setelah dipastikan jika ibu tersebut sama seperti yang ada pada CCTV, tiga orang anggota polisi kemudian langsung menuju kosan pelaku penculikan di daerah Jalan Pasirkaliki, Gang Sukawarna, Kota Bandung.
"Berbeda dengan penggerebegan kriminal lainnya atau narkoba, kita dengan sopan dan santun memberi salam dan mengetuk pintu. Akhirnya pelaku DS turun dari lantai dua," kata Martinus, Jumat 28 Maret 2014 malam.
Namun bukannya menghampiri anggota, DS tiba-tiba meminta izin untuk ke warung. "Tapi karena lama tidak muncul, anggota lalu naik ke lantai dua dan menemukan bayi itu. "Dan itu yang pertama kali kita amankan (bayi)," ucapnya.
Tak berselang lama dari penyelematan bayi, anggota mendapat laporan adanya seorang wanita yang melakukan aksi bunuh diri dengan cara loncat dari atas Fly Over Pasupati yang berjarak tak jauh dari tempat kos DS.
"Setelah di cek yang bunuh diri itu adalah DS. Kita langsung bawa ke IGD RSHS," tuturnya.
Baca:
Saat ditangkap, penculik bayi RSHS coba bunuh diri
Bayi korban penculikan ditemukan di rumah suster palsu
Bayi hilang di RSHS akhirnya ditemukan
(rsa)