Pemakaman Tionghoa di Padang terbakar
Sabtu, 29 Maret 2014 - 00:19 WIB
Pemakaman Tionghoa di Padang terbakar
A
A
A
Sindonews.com - Lahan pemakaman etnis Tionghoa di Bukit Gado-gado, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Jumat siang terbakar. Kebakaran lahan ini menyebar hingga seluas satu hektar dan nyaris mengenai rumah penduduk yang berada di atas bukit tersebut.
Warga yang mengetahuinya kemudian melaporkan peristiwa ini kepada petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Dinas Kehutanan Kota Padang. Api baru berhasil dipadamkan satu jam kemudian.
"Diduga, kebakaran ini disebabkan pembukaan lahan dengan cara sengaja dibakar oleh warga setempat," tutur Kabid Damkar Kota Padang Edi Asri, Jumat 28 Maret 2014.
Pembakaran sendiri dengan cara membakar jerami di sekitar perbukitan. Tak pelak jika kepulan asap putih tebal terlihat membumbung tinggi yang membuat panik warga sekitar.
Berdasarkan data Damkar Kota Padang, peristiwa ini bukan merupakan yang pertama kalinya terjadi di lokasi ini. Padahal, sudah seringkali Dinas Kehutanan telah melarang warga untuk melakukan pembakaran untuk membuka lahan baru.
"Ini bisa membahayakan dan mengakibatkan musibah kabut asap," tutur Edi.
Baca berita pilihan:
Bayi hilang di RSHS akhirnya ditemukan
Warga yang mengetahuinya kemudian melaporkan peristiwa ini kepada petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Dinas Kehutanan Kota Padang. Api baru berhasil dipadamkan satu jam kemudian.
"Diduga, kebakaran ini disebabkan pembukaan lahan dengan cara sengaja dibakar oleh warga setempat," tutur Kabid Damkar Kota Padang Edi Asri, Jumat 28 Maret 2014.
Pembakaran sendiri dengan cara membakar jerami di sekitar perbukitan. Tak pelak jika kepulan asap putih tebal terlihat membumbung tinggi yang membuat panik warga sekitar.
Berdasarkan data Damkar Kota Padang, peristiwa ini bukan merupakan yang pertama kalinya terjadi di lokasi ini. Padahal, sudah seringkali Dinas Kehutanan telah melarang warga untuk melakukan pembakaran untuk membuka lahan baru.
"Ini bisa membahayakan dan mengakibatkan musibah kabut asap," tutur Edi.
Baca berita pilihan:
Bayi hilang di RSHS akhirnya ditemukan
(rsa)