Bayi hilang di RSHS, 2 mobil mencurigakan dilacak polisi
Kamis, 27 Maret 2014 - 18:13 WIB
Bayi hilang di RSHS, 2 mobil mencurigakan dilacak polisi
A
A
A
Sindonews.com - Kasus penculikan bayi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung hingga kini masih didalami aparat kepolisian. Salah satunya adalah melakukan pengecekan terhadap data pengunjung yang menggunakan jasa parkir.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi menjelaskan, saat ini pihaknya telah mendapatkan hasil print out data mobil yang keluar pada saat aksi penculikan berlangsung.
"Ada dua mobil yang keluar saat waktu-waktu yang kita curigai sebagai waktu aksi penculikan. Sekira pukul 19.45 WIB sampai 20.00 WIB," terangnya, Kamis (27/3/2014).
Dari penelusuran pertama, satu mobil adalah milik seorang warga Kiaracondong, Kota Bandung. Dan dari penelusuran tersebut, polisi tidak menemukan hal yang janggal. Bahkan, alibi pemilik mobil itu pun cocok dengan kondisi salah seorang keluarganya yang sedang sakit di RSHS.
Sementara satu mobil lainnya adalah mobil berpelat 'B' atau Jakarta. Untuk itu, kini pihaknya telah meminta bantuan dari Polda Metro Jaya untuk melacak keberadaan pemilik mobil tersebut.
"Apakah itu pelatnya palsu atau bagaimananya kita belum tahu. Sekarang tim sedang berkoordinasi denga Polda Metro Jaya," katanya.
Saat ini tiga Tim Khusus masih melakukan penyelidikan atas kasus ini. "Satu tim bekerja di bagian IT, satu tim ke Jakarta (Polda Metro Jaya) dan satu lagi adalah tim evaluasi," bebernya.
Pihaknya berharap, dengan pergerakan yang cepat dari tim tersebut bisa membuahkan hasil dan mengurangi ruang gerak dari pelaku penculikan.
Baca:
Terus tangisi anaknya, mata Lasmaria membengkak
Lasmaria ogah pulang dari RSHS jika bayinya belum kembali
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi menjelaskan, saat ini pihaknya telah mendapatkan hasil print out data mobil yang keluar pada saat aksi penculikan berlangsung.
"Ada dua mobil yang keluar saat waktu-waktu yang kita curigai sebagai waktu aksi penculikan. Sekira pukul 19.45 WIB sampai 20.00 WIB," terangnya, Kamis (27/3/2014).
Dari penelusuran pertama, satu mobil adalah milik seorang warga Kiaracondong, Kota Bandung. Dan dari penelusuran tersebut, polisi tidak menemukan hal yang janggal. Bahkan, alibi pemilik mobil itu pun cocok dengan kondisi salah seorang keluarganya yang sedang sakit di RSHS.
Sementara satu mobil lainnya adalah mobil berpelat 'B' atau Jakarta. Untuk itu, kini pihaknya telah meminta bantuan dari Polda Metro Jaya untuk melacak keberadaan pemilik mobil tersebut.
"Apakah itu pelatnya palsu atau bagaimananya kita belum tahu. Sekarang tim sedang berkoordinasi denga Polda Metro Jaya," katanya.
Saat ini tiga Tim Khusus masih melakukan penyelidikan atas kasus ini. "Satu tim bekerja di bagian IT, satu tim ke Jakarta (Polda Metro Jaya) dan satu lagi adalah tim evaluasi," bebernya.
Pihaknya berharap, dengan pergerakan yang cepat dari tim tersebut bisa membuahkan hasil dan mengurangi ruang gerak dari pelaku penculikan.
Baca:
Terus tangisi anaknya, mata Lasmaria membengkak
Lasmaria ogah pulang dari RSHS jika bayinya belum kembali
(rsa)