Kesabaran Ahok kembali diuji di parkir meter
Kamis, 27 Maret 2014 - 16:13 WIB
Kesabaran Ahok kembali diuji di parkir meter
A
A
A
Sindonews.com - Uji coba Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memasang sejumlah mesin parkir meter di beberapa tempat nampaknya kembali molor.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku hingga kini rencana pemasangan parkir meter di beberapa lokasi belum jelas.
Ahok menegaskan, sampai saat ini tidak ada keseriusan dari orang-orang yang terlibat di parkir meter tersebut.
"TOR tidak dibikin-bikin, saya sudah kejar ke UPT Parkir katanya sudah dibikin. Enggak tahu deh ketahan dimana sekarang emang sengaja diperlama, saya belum terima sampai sekarang," tegasnya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (27/3/2014).
Sebelumnya, Ahok mengatakan akan melakukan uji coba parkir meter di kawasan Sabang, Menteng, Jakarta Pusat dan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Sayangnya hingga kini, belum ada satupun alat yang terpasang di dua lokasi tersebut. Padahal alat tersebut sudah dibeli Pemprov DKI melalui Dinas Perhubungan DKI Jakarta sudah sejak lama.
Pantauan Sindonews di dua lokasi tersebut, para juru parkir dibawah UPT Parkir Dinas Perhubungan DKI Jakarta Hingga kini, masih menerapkan transaksi manual.
Baca juga:
Ahok akan seleksi preman untuk parkir meter
Ahok: Cemburu jadi tukang parkir saja
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku hingga kini rencana pemasangan parkir meter di beberapa lokasi belum jelas.
Ahok menegaskan, sampai saat ini tidak ada keseriusan dari orang-orang yang terlibat di parkir meter tersebut.
"TOR tidak dibikin-bikin, saya sudah kejar ke UPT Parkir katanya sudah dibikin. Enggak tahu deh ketahan dimana sekarang emang sengaja diperlama, saya belum terima sampai sekarang," tegasnya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (27/3/2014).
Sebelumnya, Ahok mengatakan akan melakukan uji coba parkir meter di kawasan Sabang, Menteng, Jakarta Pusat dan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Sayangnya hingga kini, belum ada satupun alat yang terpasang di dua lokasi tersebut. Padahal alat tersebut sudah dibeli Pemprov DKI melalui Dinas Perhubungan DKI Jakarta sudah sejak lama.
Pantauan Sindonews di dua lokasi tersebut, para juru parkir dibawah UPT Parkir Dinas Perhubungan DKI Jakarta Hingga kini, masih menerapkan transaksi manual.
Baca juga:
Ahok akan seleksi preman untuk parkir meter
Ahok: Cemburu jadi tukang parkir saja
(ysw)