Saat diculik, bayi pasangan Toni & Lasmiria tak menangis
Kamis, 27 Maret 2014 - 02:01 WIB
Saat diculik, bayi pasangan Toni & Lasmiria tak menangis
A
A
A
Sindonews.com - Bayi pasangan Toni Manurung (26) dan Lasmaria Boru Manurung (24) diculik dari RS Hasan Sadikin, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (25/3/2014). Sang bayi ternyata tidak rewel saat diculik.
Hal itu kemudian yang membuat aksi pelaku yang menyamar sebagai dokter berjalan mulus.
Toni mengatakan, sesaat sebelum pelaku datang ke kamarnya istrinya dirawat di ruang Alamanda, sang bayi baru saja selesai diberi ASI.
"Sebelum kejadian, bayi saya baru dikasih ASI sama istri," ucapnya di RSHS, Rabu (26/3/2014).
Sang bayi pun tertidur lelap dan tenang. Bahkan saat diberikan pada sang dokter gadungan, bayi itu sama sekali tidak bersuara. Toni dan Lasmaria pun dengan tenang mengikuti permintaan sang dokter gadungan untuk pergi ke kamar mandi mengganti sarung yang dipakai Lasmaria.
Saat keduanya ke kamar mandi, pelaku langsung keluar dari ruangan. Ia lalu keluar dari RSHS. Bahkan ia bisa lolos tanpa diketahui sekuriti di pintu keluar RSHS.
Itu karena bayi disembunyikan dengan cara ditutup jas dokter dan tas. Akibat bayi itu tak menangis dan pelaku menyembunyikannya dengan rapi dari pantauan sekuriti, ia bisa pergi dengan mudah dari lokasi.
"Karena diberi ASI dulu, makanya bayinya enggak nangis, enggak cengeng," tutur Toni.
Baca juga:
Penculik bayi di RSHS profesional
Hal itu kemudian yang membuat aksi pelaku yang menyamar sebagai dokter berjalan mulus.
Toni mengatakan, sesaat sebelum pelaku datang ke kamarnya istrinya dirawat di ruang Alamanda, sang bayi baru saja selesai diberi ASI.
"Sebelum kejadian, bayi saya baru dikasih ASI sama istri," ucapnya di RSHS, Rabu (26/3/2014).
Sang bayi pun tertidur lelap dan tenang. Bahkan saat diberikan pada sang dokter gadungan, bayi itu sama sekali tidak bersuara. Toni dan Lasmaria pun dengan tenang mengikuti permintaan sang dokter gadungan untuk pergi ke kamar mandi mengganti sarung yang dipakai Lasmaria.
Saat keduanya ke kamar mandi, pelaku langsung keluar dari ruangan. Ia lalu keluar dari RSHS. Bahkan ia bisa lolos tanpa diketahui sekuriti di pintu keluar RSHS.
Itu karena bayi disembunyikan dengan cara ditutup jas dokter dan tas. Akibat bayi itu tak menangis dan pelaku menyembunyikannya dengan rapi dari pantauan sekuriti, ia bisa pergi dengan mudah dari lokasi.
"Karena diberi ASI dulu, makanya bayinya enggak nangis, enggak cengeng," tutur Toni.
Baca juga:
Penculik bayi di RSHS profesional
(lns)