Antisipasi erupsi Gunung Slamet, SAR Brebes bagikan 5.000 masker
Rabu, 26 Maret 2014 - 09:24 WIB
Antisipasi erupsi Gunung Slamet, SAR Brebes bagikan 5.000 masker
A
A
A
Sindonews.com - Untuk mengantisipasi adanya abu vulkanik dari erupsi Gunung Slamet, tim Search and Rescue (SAR) Kabupaten Brebes telah membagikan 5.000 masker kepada warga setempat.
Ketua Koordinator Tim SAR Kabupaten Brebes Adhe Dani Rahardjo menjelaskan, saat ini pihaknya terus memantau perkembangan eskalasi dan aktivitas Gunung Slamet.
Pantauan tersebut dilakukan dengan penempatan beberapa personel tim SAR di Pos Pemantau Kali Wadas, Brebes.
Dari pos ini bisa dilihat secara visual kondisi terkini dari gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa ini.
Selain itu Tim SAR Brebes juga terus berkoordinasi dengan Pos Pemantau Gunung Api Slamet di Gambuhan.
"Berdasarkan pengamatan yang ada baik dari Kali Wadas dan Gambuhan, saat ini semburan asap dari Gunung Slamet cenderung mengarah ke barat laut karena tertiup angin. Jadi kecenderungan yang terkena dampak adalah wilayah Kabupaten Banyumas," kata Adhe, ketika dihubungi Sindonews, Rabu (26/3/2014).
Jadi menurut dia, untuk mengantispasi adanya abu vulkanik dari Gunung Slamet, Tim SAR telah membagikan sekitar 5.000 masker secara gratis kepada warga Brebes.
Adhe menerangkan, ada mitos di masyarakat Brebes jika Gunung Slamet mengeluarkan abu vulkanik mereka menjadi senang karena tanaman mereka menjadi subur.
Mereka jadi bingung jika tiba-tiba terjadi lagi hujan abu Gunung Slamet lalu disuruh evakuasi.
"Image inilah yang harus dihilangkan jika benar-benar Gunung Slamet meletus. Tentunya warga harus dievakuasi secara paksa,"tandasnya.
Baca juga :
Asap kelabu terlihat, TNI siapkan jalur evakuasi Gunung Slamet
Ketua Koordinator Tim SAR Kabupaten Brebes Adhe Dani Rahardjo menjelaskan, saat ini pihaknya terus memantau perkembangan eskalasi dan aktivitas Gunung Slamet.
Pantauan tersebut dilakukan dengan penempatan beberapa personel tim SAR di Pos Pemantau Kali Wadas, Brebes.
Dari pos ini bisa dilihat secara visual kondisi terkini dari gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa ini.
Selain itu Tim SAR Brebes juga terus berkoordinasi dengan Pos Pemantau Gunung Api Slamet di Gambuhan.
"Berdasarkan pengamatan yang ada baik dari Kali Wadas dan Gambuhan, saat ini semburan asap dari Gunung Slamet cenderung mengarah ke barat laut karena tertiup angin. Jadi kecenderungan yang terkena dampak adalah wilayah Kabupaten Banyumas," kata Adhe, ketika dihubungi Sindonews, Rabu (26/3/2014).
Jadi menurut dia, untuk mengantispasi adanya abu vulkanik dari Gunung Slamet, Tim SAR telah membagikan sekitar 5.000 masker secara gratis kepada warga Brebes.
Adhe menerangkan, ada mitos di masyarakat Brebes jika Gunung Slamet mengeluarkan abu vulkanik mereka menjadi senang karena tanaman mereka menjadi subur.
Mereka jadi bingung jika tiba-tiba terjadi lagi hujan abu Gunung Slamet lalu disuruh evakuasi.
"Image inilah yang harus dihilangkan jika benar-benar Gunung Slamet meletus. Tentunya warga harus dievakuasi secara paksa,"tandasnya.
Baca juga :
Asap kelabu terlihat, TNI siapkan jalur evakuasi Gunung Slamet
(sms)