Alasan warga tolak pencapresan Jokowi
Selasa, 25 Maret 2014 - 13:21 WIB
Alasan warga tolak pencapresan Jokowi
A
A
A
Sindonews.com - Koalisi Masyarakat Jakarta Baru (KM-JB) mengecam pencapresan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Pencapresan tersebut dianggap menjadi bukti bahwa Jokowi tidak pernah serius dalam memimpin.
"Kami tidak mau menjadi Solo kedua karena bapak (Jokowi) jadi Capres," kata Ahmad Yusuf, Koordinator KM-JB saat berorasi di depan pagar Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (25/3/2014).
Menurutnya, Jokowi tidak menepati janjinya saat menjadi Gubernur DKI Jakarta. Saat kampanye Pilgub DKI, Jokowi berjanji akan menyelesaikan masa jabatannya selama lima tahun.
"Di Solo hanya 2,5 tahun sekarang untuk Jakarta baru dua tahun, Pak Jokowi berkhianat dan tidak konsisten pada warga DKI," tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, ratusan warga yang tergabung dalam KM-JB menolak pencapresan Jokowi. Jika terus maju sebagai capres, warga memberikan tiket Kereta Api, Matarmaja Jurusan Solo untuk diberikan kepada Jokowi agar pulang ke kampungnya di Solo.
Baca juga:
Tolak pencapresan, warga 'usir' Jokowi ke Solo
"Kami tidak mau menjadi Solo kedua karena bapak (Jokowi) jadi Capres," kata Ahmad Yusuf, Koordinator KM-JB saat berorasi di depan pagar Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (25/3/2014).
Menurutnya, Jokowi tidak menepati janjinya saat menjadi Gubernur DKI Jakarta. Saat kampanye Pilgub DKI, Jokowi berjanji akan menyelesaikan masa jabatannya selama lima tahun.
"Di Solo hanya 2,5 tahun sekarang untuk Jakarta baru dua tahun, Pak Jokowi berkhianat dan tidak konsisten pada warga DKI," tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, ratusan warga yang tergabung dalam KM-JB menolak pencapresan Jokowi. Jika terus maju sebagai capres, warga memberikan tiket Kereta Api, Matarmaja Jurusan Solo untuk diberikan kepada Jokowi agar pulang ke kampungnya di Solo.
Baca juga:
Tolak pencapresan, warga 'usir' Jokowi ke Solo
(ysw)