Notaris sesalkan iklan penjualan lahan Bonbin Bandung beredar
Jum'at, 21 Maret 2014 - 15:02 WIB
Notaris sesalkan iklan penjualan lahan Bonbin Bandung beredar
A
A
A
Sindonews.com - Pihak notaris yang memegang kuasa dari orang yang mengaku ahli waris Kebun Binatang Bandung membenarkan adanya iklan yang akan menjual lahan tersebut.
Sebelumnya, wartawan menghubungi sebuah nomor telepon yang tertera pada iklan yang diupload di berniaga.com. Saat ditelepon, orang yang menjawab adalah seorang perempuan bernama Rubiwati. Dalam perkembangannya, Rubiwati mempersilahkan wartawan untuk mendatanginya.
Akhirnya pada Jumat (21/3/2014) pagi, wartawan pun mendatangiā rumah Rubiwati di Jalan Sarijadi Raya No 114. Dan saat mendatangi rumah tersebut ternyata Rubiwati berprofesi sebagai notaris.
Saat berkunjung ke rumahnya, wartawan ditemui oleh Supriyono (63) yang tak lain adalah suami dari Rubiwati. Dalam keterangannya, Supriyono membenarkan jika ada niatan dari pihak ahli waris yang mendatangi istrinya untuk mengurus akta jual-beli tanah di Taman Sari yang juga terdapat Kebun Binatang Bandung, Sabuga, Hutan Kota Babakan Siliwangi, dan Kantor Batan.
"Itu memang Ibu (nomor telepon). Tapi yang upload keponakan (Apitoadi)," kata Supriyono mengawali pembicaraan.
Pihaknya pun awalnya merasa kecewa dengan iklan tersebut. Pasalnya, hingga saat ini belum ada kejelasan dari pihak ahli waris dan Pemkot Bandung mengenai lahan tersebut.
"Apitoadi, masih saudara keponakannya Ibu. Tapi dia upload tanpa seizin. Sebenarnya terlalu cepat harusnya jangan dulu diekspose," jelasnya.
Menurut Supriyono, saat ini pihaknya masih melakukan pembicaraan dan tahap mediasi untuk meluruskan duduk perkara mengenai status lahan seluas 12,22 hektare itu.
Baca juga:
Iklan jual tanah Kebun Binatang Bandung menghilang
Sebelumnya, wartawan menghubungi sebuah nomor telepon yang tertera pada iklan yang diupload di berniaga.com. Saat ditelepon, orang yang menjawab adalah seorang perempuan bernama Rubiwati. Dalam perkembangannya, Rubiwati mempersilahkan wartawan untuk mendatanginya.
Akhirnya pada Jumat (21/3/2014) pagi, wartawan pun mendatangiā rumah Rubiwati di Jalan Sarijadi Raya No 114. Dan saat mendatangi rumah tersebut ternyata Rubiwati berprofesi sebagai notaris.
Saat berkunjung ke rumahnya, wartawan ditemui oleh Supriyono (63) yang tak lain adalah suami dari Rubiwati. Dalam keterangannya, Supriyono membenarkan jika ada niatan dari pihak ahli waris yang mendatangi istrinya untuk mengurus akta jual-beli tanah di Taman Sari yang juga terdapat Kebun Binatang Bandung, Sabuga, Hutan Kota Babakan Siliwangi, dan Kantor Batan.
"Itu memang Ibu (nomor telepon). Tapi yang upload keponakan (Apitoadi)," kata Supriyono mengawali pembicaraan.
Pihaknya pun awalnya merasa kecewa dengan iklan tersebut. Pasalnya, hingga saat ini belum ada kejelasan dari pihak ahli waris dan Pemkot Bandung mengenai lahan tersebut.
"Apitoadi, masih saudara keponakannya Ibu. Tapi dia upload tanpa seizin. Sebenarnya terlalu cepat harusnya jangan dulu diekspose," jelasnya.
Menurut Supriyono, saat ini pihaknya masih melakukan pembicaraan dan tahap mediasi untuk meluruskan duduk perkara mengenai status lahan seluas 12,22 hektare itu.
Baca juga:
Iklan jual tanah Kebun Binatang Bandung menghilang
(lns)