Lokasi penembakan AKBP Pamudji & RS Polri dijaga ketat
Rabu, 19 Maret 2014 - 08:40 WIB
Lokasi penembakan AKBP Pamudji & RS Polri dijaga ketat
A
A
A
Sindonews.com - Pasca penembakan Kepala Detasemen Polda Metro Jaya AKBP Pamudji oleh anak buahnya Brigadir Susanto, lokasi penembakan itu, Rabu (19/3/2014) dini hari tadi disterilisasikan dengan petugas bersenjata lengkap.
Bahkan, setiap kendaraan yang memasuki areal Polda Metro Jaya, anggota kepolisian yang akan masuk areal tersebut diwajibkan untuk menunjukkan kartu tanda anggota.
Sterilisasi juga dilakukan di ruang Instalasi Forensik, RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, dimana jasad korban diautopsi. Tak lama setelah jasad AKBP Pamuji tiba di rumah sakit, pihak kepolisian langsung melakukan pengamanan dengan memasang garis polisi.
Kapolsek Kramat Jati Kompol Handini yang mendatangi rumah sakit tersebut mengatakan, areal instalasi forensik memang sengaja disterilkan demi kepentingan penyidikan yang tengah berlangsung.
"Area ini harus steril, untuk awak media, harus di luar garis polisi yang sudah kami pasang," tuturnya di lokasi, dini hari tadi.
Namun, Handini enggan berkomentar perihal penembakan tersebut. "Penyidikan masih berlangsung. Nanti saja tunggu keterangan resmi selanjutnya," kata dia.
Baca:
Provost periksa 3 anggota piket di Polda
Bahkan, setiap kendaraan yang memasuki areal Polda Metro Jaya, anggota kepolisian yang akan masuk areal tersebut diwajibkan untuk menunjukkan kartu tanda anggota.
Sterilisasi juga dilakukan di ruang Instalasi Forensik, RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, dimana jasad korban diautopsi. Tak lama setelah jasad AKBP Pamuji tiba di rumah sakit, pihak kepolisian langsung melakukan pengamanan dengan memasang garis polisi.
Kapolsek Kramat Jati Kompol Handini yang mendatangi rumah sakit tersebut mengatakan, areal instalasi forensik memang sengaja disterilkan demi kepentingan penyidikan yang tengah berlangsung.
"Area ini harus steril, untuk awak media, harus di luar garis polisi yang sudah kami pasang," tuturnya di lokasi, dini hari tadi.
Namun, Handini enggan berkomentar perihal penembakan tersebut. "Penyidikan masih berlangsung. Nanti saja tunggu keterangan resmi selanjutnya," kata dia.
Baca:
Provost periksa 3 anggota piket di Polda
(mhd)