Takbir, tandai ditemukannya mahasiswi Unpad
Senin, 17 Maret 2014 - 13:24 WIB
Takbir, tandai ditemukannya mahasiswi Unpad
A
A
A
Sindonews.com - Upaya pencarian mahasiswi Universitas Padjadjaran (Unpad), Cahyani Meis Irianti (19), yang tertimbun longsor di Kampung Keramat, Desa Kahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, membuahkan hasil.
Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan sekira pukul 09.30 WIB, tanda-tanda keberadaan Cahyani ditemukan sudah mulai terlihat. Saat petugas sibuk menggali di beberapa titik yang ada di lokasi, beberapa petugas memberi sinyal keberadaan orang yang diduga Cahyani.
"Ketemu, ketemu. Allahu akbar," teriak beberapa petugas di lokasi, Senin (17/3/2014).
Petugas kemudian fokus melakukan penggalian di lokasi ditemukannya sosok yang diduga Cahyani. Upaya penggalian tetap dilakukan secara manual menggunakan sekop dan cangkul.
Petugas yang awalnya tersebar di beberapa titik, fokus melakukan evakuasi di satu titik. Pukul 11.30 WIB, upaya penggalian masih berlangsung.
Sementara di sekitar lokasi, ratusan warga berkerumun untuk menyaksikan proses evakuasi. Tapi mereka tidak boleh mendekat ke lokasi.
Meski hanya bisa menyaksikan dari jarak sekira 50 meter dari lokasi, warga tetap penasaran dengan proses evakuasi yang dilakukan petugas.
Baca juga:
Pencarian mahasiswi Unpad tertimbun longsor dilanjutkan
Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan sekira pukul 09.30 WIB, tanda-tanda keberadaan Cahyani ditemukan sudah mulai terlihat. Saat petugas sibuk menggali di beberapa titik yang ada di lokasi, beberapa petugas memberi sinyal keberadaan orang yang diduga Cahyani.
"Ketemu, ketemu. Allahu akbar," teriak beberapa petugas di lokasi, Senin (17/3/2014).
Petugas kemudian fokus melakukan penggalian di lokasi ditemukannya sosok yang diduga Cahyani. Upaya penggalian tetap dilakukan secara manual menggunakan sekop dan cangkul.
Petugas yang awalnya tersebar di beberapa titik, fokus melakukan evakuasi di satu titik. Pukul 11.30 WIB, upaya penggalian masih berlangsung.
Sementara di sekitar lokasi, ratusan warga berkerumun untuk menyaksikan proses evakuasi. Tapi mereka tidak boleh mendekat ke lokasi.
Meski hanya bisa menyaksikan dari jarak sekira 50 meter dari lokasi, warga tetap penasaran dengan proses evakuasi yang dilakukan petugas.
Baca juga:
Pencarian mahasiswi Unpad tertimbun longsor dilanjutkan
(lns)