Ini penderitaan Iqbal selama diculik
Sabtu, 15 Maret 2014 - 14:28 WIB
Ini penderitaan Iqbal selama diculik
A
A
A
Sindonews.com - Setelah diperiksa intensif, akhirnya diketahui kalau Iqbal Saputra (3,5) merupakan korban penculikan. Selama diculik, Iqbal mendapat penganiayaan keras dari penculiknya.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Iqbal diculik oleh mantan kekasih ibunya pada Desember 2013. Penculik Iqbal yang bernama Dadang Supriatna, sakit hati dengan ibunya yang bernama Iis.
"Ibunya Iqbal pedagang teh manis di Kawasan Senen, pas lengah Iqbal diculik oleh pelaku," katanya ketika dihubungi, Sabtu (15/3/2014).
Selama diculik, Iqbal diajak mengamen oleh pelaku. Namun karena sering menangis, korban kerap mendapat penganiayaan.
"Tersangka menganiaya korban dengan menggigit beberapa bagian tubuh, menendang, menusuk dengan paku yang telah di bakar, bahkan menggunting lidah korban," katanya.
Penderitaan korban terhenti setelah ada pengguna bus Transjakarta yang iba melihat kondisi Iqbal ketika mengamen di Halte Busway Mangga Dua. Korban lalu dibawa Juliana ke Puskesmas Pademangan pada Kamis 13 Maret 2014.
Setibanya di Puskesmas, sekira pukul 10.00 WIB, dokter yang memeriksa Iqbal menemukan banyak luka di bagian tubuhnya.
"Ada luka bakar, sundutan api rokok, dan korban mengalami pembengkakan pada alat kelaminnya," kata Rikwanto.
Bukan hanya itu, korban diketahui datang ke Puskesmas dalam keadaan kejang-kejang. Saat itu, pihak Puskemas langsung menaruh curiga dengan orangtua korban dan selanjutnya menghubungi pihak kepolisian.
"Saat ini Dadang telah diamankan dan korban di rujuk ke Rumah Sakit Koja untuk perawatan lebih lanjut," tukasnya.
Baca juga:
Balita disetrika dengan sadis oleh orangtuanya
Anak disetrika ternyata korban penculikan
Balita dianiaya akan dipindah dari RSUD Koja
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Iqbal diculik oleh mantan kekasih ibunya pada Desember 2013. Penculik Iqbal yang bernama Dadang Supriatna, sakit hati dengan ibunya yang bernama Iis.
"Ibunya Iqbal pedagang teh manis di Kawasan Senen, pas lengah Iqbal diculik oleh pelaku," katanya ketika dihubungi, Sabtu (15/3/2014).
Selama diculik, Iqbal diajak mengamen oleh pelaku. Namun karena sering menangis, korban kerap mendapat penganiayaan.
"Tersangka menganiaya korban dengan menggigit beberapa bagian tubuh, menendang, menusuk dengan paku yang telah di bakar, bahkan menggunting lidah korban," katanya.
Penderitaan korban terhenti setelah ada pengguna bus Transjakarta yang iba melihat kondisi Iqbal ketika mengamen di Halte Busway Mangga Dua. Korban lalu dibawa Juliana ke Puskesmas Pademangan pada Kamis 13 Maret 2014.
Setibanya di Puskesmas, sekira pukul 10.00 WIB, dokter yang memeriksa Iqbal menemukan banyak luka di bagian tubuhnya.
"Ada luka bakar, sundutan api rokok, dan korban mengalami pembengkakan pada alat kelaminnya," kata Rikwanto.
Bukan hanya itu, korban diketahui datang ke Puskesmas dalam keadaan kejang-kejang. Saat itu, pihak Puskemas langsung menaruh curiga dengan orangtua korban dan selanjutnya menghubungi pihak kepolisian.
"Saat ini Dadang telah diamankan dan korban di rujuk ke Rumah Sakit Koja untuk perawatan lebih lanjut," tukasnya.
Baca juga:
Balita disetrika dengan sadis oleh orangtuanya
Anak disetrika ternyata korban penculikan
Balita dianiaya akan dipindah dari RSUD Koja
(ysw)