Warga di Garut keluhkan raskin berbobot kurang
Selasa, 11 Maret 2014 - 16:43 WIB
Warga di Garut keluhkan raskin berbobot kurang
A
A
A
Sindonews.com - Warga dan para ketua RT dari sejumlah Kampung di Desa Bungbulang, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, mengeluhkan kurangnya timbangan beras raskin.
Kurangnya timbangan raskin dalam karungnya bervariasi, yakni satu karung berisi 12 kilogram beras dan bahkan ada satu karung yang hanya berisi 10 kilogram.
“Setiap kali pengiriman raskin ke desa kami, pasti ukuran timbangannya selalu kurang. Paling banyak saya terima dalam satu karung itu 13 kilogram beras. Seringnya 11,5 kilogram. Padahal seharusnya satu karung isinya 15 kilogram beras,” kata Asep Suryadi, Ketua RT01 RW 11 Kampung Cikalong, Desa Bungbulang, Kecamatan Bungbulang, Selasa (11/3/2014).
Menurut Asep, dalam sekali pengiriman warga di RT 01 mendapat jatah raskin sebanyak enam karung. Sementara jumlah keseluruhan warga miskin penerima raskin di RT01 tercatat sebanyak 32 kepala keluarga (KK).
“Kalau berasnya kurang, saya jadi bingung untuk menyalurkannya. Untuk mengantisipasinya, saya selalu bagi rata beras yang diberikan. Masing-masing KK saya beri 4 liter beras supaya adil,” ungkapnya.
Asep menambahkan, bukan warga di kampungnya saja yang selalu menerima beras raskin kurang dari semestinya. Ia menyebutkan, hal serupa juga terjadi di Kampung Rancateureup Cadas Ngampar, Desa Bungbulang.
“Kurangnya timbangan beras ini juga bukan hanya terjadi di kampung kami, melainkan juga di kampung tetangga, yaitu Kampung Rancateureup Cadas Ngampar RT03 RW14. Dari enam karung yang mereka terima, total isi berasnya hanya 44 kilogram saja. Padahal semestinya total isi berasnya itu 60 kilogram,” ujarnya.
Kurangnya timbangan raskin dalam karungnya bervariasi, yakni satu karung berisi 12 kilogram beras dan bahkan ada satu karung yang hanya berisi 10 kilogram.
“Setiap kali pengiriman raskin ke desa kami, pasti ukuran timbangannya selalu kurang. Paling banyak saya terima dalam satu karung itu 13 kilogram beras. Seringnya 11,5 kilogram. Padahal seharusnya satu karung isinya 15 kilogram beras,” kata Asep Suryadi, Ketua RT01 RW 11 Kampung Cikalong, Desa Bungbulang, Kecamatan Bungbulang, Selasa (11/3/2014).
Menurut Asep, dalam sekali pengiriman warga di RT 01 mendapat jatah raskin sebanyak enam karung. Sementara jumlah keseluruhan warga miskin penerima raskin di RT01 tercatat sebanyak 32 kepala keluarga (KK).
“Kalau berasnya kurang, saya jadi bingung untuk menyalurkannya. Untuk mengantisipasinya, saya selalu bagi rata beras yang diberikan. Masing-masing KK saya beri 4 liter beras supaya adil,” ungkapnya.
Asep menambahkan, bukan warga di kampungnya saja yang selalu menerima beras raskin kurang dari semestinya. Ia menyebutkan, hal serupa juga terjadi di Kampung Rancateureup Cadas Ngampar, Desa Bungbulang.
“Kurangnya timbangan beras ini juga bukan hanya terjadi di kampung kami, melainkan juga di kampung tetangga, yaitu Kampung Rancateureup Cadas Ngampar RT03 RW14. Dari enam karung yang mereka terima, total isi berasnya hanya 44 kilogram saja. Padahal semestinya total isi berasnya itu 60 kilogram,” ujarnya.
(sms)